PPkn dan Sejarah
DESKRIPSI PEMELAJARAN
MATA DIKLAT : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN SEJARAH
TUJUAN : 1. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air
2. Mengembagnkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis peserta didik terhadap kondisi sosial
3. Siswa memiliki kebanggaan menjadi warganegara Indonesia dan memiliki wawasan nusantara
4. Siswa memahami dan menerapkan hak dan kewajiban sebagai warganegara Republik Indonesia dan warga dunia
5. Siswa dapat menerapkan nilai-nilai etika dan moral (antara lain disiplin, taat asas, taat hukum, kerjasama, toleransi, dsb)
6. Siswa memiliki pemahaman nilai-nilai sejarah dengan membandingkan keadaan masa lalu dan kondisi sekarang, untuk diterapkan dalam kehidupan masa kini dan masa akan datang
7. Siswa memiliki kesadaran, mampu memanfaatkan, menjaga dan melestarikan kekayaan alam dan budaya Indonesia
KOMPETENSI : Mengembangkan wawasan kebangsaan
KODE : A
DURASI PEMELAJARAN : 50 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Menganalisis hakikat wawasan kebangsaan Wawasan kebangsaan di deskripsikan
Konsep dan pengertian wawasan kebangsaan ditulis-kan kembali
Wawasan kebangsaan Berkesadaran ber-bangsa Unsur-unsur kebangsaan
Konsep-konsep kebangsa-an Menjelaskan identitas kebangsaan
2. Menjelaskan Pra kondisi terbentuknya identitas kebangsaan Berkembangnya manusia pada masa awal kehidupan masyarakat Indonesia dides-kripsikan
Bentuk dan penyebaran orga-nisasi sosial pada masa kehi-dupan awal masyarakat Indonesia di deskripsikan
Pengaruh tradisi Hindu-Budha di Indonesia di deskripsikan
Masa masyarakat pra sejarah
Masyarakat pada masa tradisi Hindu-Budha
Masyarakat muslim
Masa penjajahan kolonial Menjaga benda pening-galan sejarah Menginterpretasikan infor-masi dari data pra sejarah
Menjelaskan tradisi Hindu-Budha dalam kehi-dupan masyarakat
Menjelaskan tradisi muslim dalam kehidupan masyarakat
Mengorganisasi data kehidupan sosial budaya masyarakat pra sejarah,
Mengorganisasi data tradisi Hindu-Budha
Mengorganisasi data tradisi Muslim
Masuk dan berkembangnya kebudayaan muslim di Indonesia ditemutunjukkan dan didiskusikan
Masuk dan berkembangnya kebudayan kolonial Eropa ditemutunjukkan dan didisku-sikan
Menjelaskan masa pen-jajahan kolonial
Mengorganisasi data masa penjajahan/ kolonial
3. Menjelaskan terbentuknya identitas kebangsaan Bentuk-bentuk kontribusi per-juangan dari masa kebangkit-an nasional diklasifikasi
Konsep untuk menjelaskan berkembangnya masyarakat Indonesia baru sejak masa kebangkitan nasional didisku-sikan
Bentuk-bentuk organisasi sosial dan terbentuknya iden-titas kebangsaan sampai pra kemerdekaan diklasifikasikan
Periodisasi perkembangan masyarakat sejak awal kemer-dekaan hingga masa kontem-porer disusun
Bentuk-bentuk wujud perilaku sosial sejak awal kemerdeka-an hingga masa kontemporer dideskripsikan
Menggali informasi tentang bentuk-bentuk perjuangan dari masa pergerakan nasional Indonesia
Mengolah informasi tentang bentuk-bentuk perjuangan dari masa pergerakan nasional Indonesia
Periode pasca kemerdekaan sampai masa integrasi nasional
Periode pasca kemerdekaan sampai masa integrasi nasional Ceramah bervariasi dengan teknik mendengar aktif Laporan diskusi
Laporan resensi buku
4. Menjelaskan identitas dan integritas kebangsaan di era global Wujud perilaku sosial antara budaya Indonesia dan budaya kontemporer dunia dibanding-kan dan dibedakan
Periode pasca kemerde-kaan sampai masa integrasi nasional
Integrasi nasional Memiliki identitas per-caya diri sebagai bangsa Indonesia
Menghargai keragaman budaya antar negara di dunia
Memberi contoh perbe-daan kebudayaan Indonesia kontemporer dan dunia kontemporer Menjelaskan pola dan perilaku sosial kebuda-yaan Indonesia kontem-porer dan dunia
Keragaman struktur kebuda-yaan fisik antara kebudayaan kontemporer Indonesia dengan kebudayaan kontem-porer dunia, diuraikan dampak positif dan negatifnya
Keragaman wujud perilaku sosial antara kebudayaan kontemporer Indonesia dengan kebudayaan kontem-porer dunia, diuraikan dampak positif dan negatifnya
Struktur kebudayaan fisik antar daerah di Indonesia dibandingkan dan dibedakan
Dampak positif dan negatif dari keragaman struktur kebu-dayaan fisik antar daerah di Indonesia diuraikan
Wujud perilaku sosial antar daerah di Indonesia diban-dingkan dan dibedakan
Dampak positif dan negatif dari wujud perilaku sosial antar daerah di Indonesia diuraikan
Menghargai perilaku sosial yang positif
Menghargai keragaman budaya
Memberi contoh dampak positif dan negatif kera-gaman struktur dan peri-laku dan sosial budaya
Memberikan contoh per-bedaan kebudayaan antar daerah
Memberi contoh perilaku sosial yang negatif antar daerah
Memberi contoh perilaku sosial yang negatif antar daerah
Menjelaskan pola-pola kebudayaan antar daerah
Menjelaskan perilaku-perilaku sosial antar daerah
5. Mengembangkan martabat dan harga diri sebagai bangsa Kondisi riil aspek-aspek kebangsaan di lingkungan lokal dianalisis Martabat dan harga diri sebagai bangsa Berpartisipasi dalam program peningkatan martabat dan harga diri sebagai bangsa di lingkungan lokal Mencari informasi tentang aspek-aspek kebangsaan diling-kungan lokal Merancang program partisipasi untuk me-ningkatkan martabat dan harga diri sebagai bangsa di lingkungan lokal
KOMPETENSI : Mengembangkan tanggung jawab terhadap pemanfaatan dan pelestarian SDA
KODE : B
DURASI PEMELAJARAN : 36 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mengidentifikasi sumberdaya alam sebagai kekayaan bangsa SDA dijelaskan berdasarkan pengertiannya
SDA diklasifikasi berdasarkan potensi penggunaannya
SDA berdasarkan kemampu-annya untuk memperbaiki diri dijelaskan
Menganalisis pengelolaan SDA serta pemanfaatannya melalui : identifikasi, klasifikasi SDA Kesadaran terhadap jenis-jenis SDA Pengertian dan contoh SDA
Klasifikasi SDA
Jenis dan sifat SDA Menguasai cara-cara menangani limbah se-bagai bagian dari penge-lolaan SDA yang berke-lanjutan
2. Mengidentifikasi keterbatasan sumber daya alam Keterbatasan SDA diklasifika-sikan
Contoh-contoh pemberdayaan SDA diklasifikasikan
Faktor-faktor penyebab menurunnya SDA dijelaskan
Keterbatasan SDA
Pemberdayaan SDA
Faktor penyebab menurunnya SDA Peduli terhadap keterbatas-an SDA Definisi SDA
Keterbatasan SDA
Pemberdayaan SDA Menghitung keterbatas-an SDA menggunakan rumus Rkh
3. Mengembangkan sikap disiplin dalam mengatasi keterba-tasan sumber daya alam Upaya yang dilakukan dalam mengatasi keterbatasan SDA, untuk meningkatkan kehidup-an bangsa diidentifikasikan
Peranan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meng-atasi keterbatasan SDA di-jelaskan
Mengatasi keterbatasan SDA
Peranan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meng-atasi keterbatasan SDA Hati-hati dalam meng-gunakan SDA yang ada
Memiliki sikap kritis persaingan SDA dalam era global Perbaikan dan pemanfaat-an SDA
4. Menganalisis pengelo-laan sumber daya alam yang berkesinambung-an pada era global Cara-cara pengelolaan SDA yang berkesinambungan dianalisis
Keunggulan bersaing SDA di era global diidentifikasi
Dampak pengelolaan SDA bagi lingkungan dijelaskan
Pengelolaan SDA yang ber-kesinambungan
Pengelolaan SDA dalam era global
Analisis dampak pengelolaan SDA Kesadaran diri sebagai bagian dari lingkungan
Memiliki sikap kritis terhadap persaingan SDA dalam era global Pengertian dan cara-cara pengelolaan SDA yang berkesinambungan
Memahami keunggulan bersaing SDA dalam era global
KOMPETENSI : Mengembangkan sikap demokratis
KODE : C
DURASI PEMELAJARAN : 40 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Memahami makna demokrasi dalam kehidupan sehari-hari
Makna demokrasi dijelaskan
Bentuk-bentuk demokrasi dijelaskan
Keunggulan demokrasi di-jelaskan
Nilai-nilai demokrasi disebut-kan rinci
Definisi demokrasi
Jenis-jenis demokrasi
Norma dasar dan azas demokrasi
Demokrasi langsung
Demokrasi perwakilan
Perbedaan :
- Sistem pemerintahan demokrasi
- Sistem pemerintahan otoriter
Nilai-nilai demokrasi Menerima kekhususan yang ada dalam demok-rasi Pancasila
Menerima sistem demokrasi langsung maupun perwakilan sesuai situasi dan kondisi
Keberpihakan terhadap sistem demokrasi
Definisi demokrasi
Membandingkan jenis-jenis sistem demokrasi
Norma dasar dan azas demokrasi
Perbedaan demokrasi langsung dan perwakilan
Kelemahan dan keunggul-an sistem pemerintahan otoriter dan demokrasi
Nilai-nilai demokrasi
Memberikan kebebasan dan menghargai orang lain Membuat variasi kegiat-an demokratis dan non demokratis
Menyusun rancangan bermain peran demok-rasi secara langsung dan perwakilan
Membandingkan macam-macam sistem demokrasi
Membandingkan sistem demokrasi dengan otoriter
2. Memahami macam-macam demokrasi yang berlaku di Indonesia Macam-macam demokrasi di Indonesia sejak proklamasi hingga sekarang dijelaskan Macam-macam demok-rasi yang pernah berlaku di Indonesia Menyadari kelebihan masing-masing bentuk demokrasi Sejarah demokrasi di Indonesia
Membandingkan keung-gulan dan kelemahan demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia
3. Memahami mekanisme pengambilan keputusan sesua nilai-nilai demokrasi Proses demokrasi dalam memilih pejabat/pemimpin, dapat digambarkan
Proses pemilihan pejabat/ pemimpin secara demok-ratis Menerima keputusan hasil pemilihan Tata cara pemilihan pemimpin
Pemilihan langsung
Pemilihan perwakilan Melaksanakan pemilihan pimpinan
4. Melaksanakan hasil kepu-tusan dengan penuh tanggung jawab Hasil keputusan secara demokratis dilakan dengan penuh tanggung jawab Menegakan hasil keputus-an Menerima hasil kepu-tusan Pengertian keputusan
Arti penting penegakan hasil keputusan
Melaksanakan hasil ke-putusan dengan penuh tanggung jawab
5. Bekerja sama menjalan-kan prinsip-prinsip demok-rasi Diterima orang lain secara demokratis Individu sebagai objek demokrasi Menerima perlakukan demokratis
Berprilaku demokratis kepada orang lain Subjek dan objek demok-rasi Memilih kegiatan yang demokratis
Mendengarkan paparan orang lain
KOMPETENSI : Berperilaku sesuai hukum yang berlaku
KODE : D
DURASI PEMELAJARAN : 48 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Memahami makna hukum dan hak asasi manusia
Makna Hukum dan HAM dijelaskan
Status dan peran sebagai subyek hukum dijelaskan
Pengertian Hukum dan HAM
Pentingnya Hukum dan HAM dalam ketertiban dan keamanan
Pengertian subyek hukum
Status dan peran subyek hukum
Hak dan kewajiban subyek hukum
Mencerminkan hukum dan HAM se-bagai wahana hidup tertib dan aman
Mengakui hak dan kewajiban sesama subyek hukum Pengertian Hukum dan HAM
Fungsi dan kegunaan Hukum dan HAM
Pengertian subyek hukum
Hak dan kewajiban subyek hukum Memberi contoh peri-laku yang sesuai Hukum dan HAM
Berperilaku sesuai status dan peran di masyarakat
2. Mendeskripsikan makna dan tanggung jawab warganegara
Makna warga negara di-jelaskan
Bentuk negara dijelaskan
Fungsi dan tujuan negara dijelaskan
Bentuk negara Indonesia dijelaskan Definisi warga negara
Bentuk negara
Fungsi dan tujuan negara Indonesia Menghargai hak se-sama warga negara
Merespon cara negara menggunakan kekuasa-an dalam rangka keter-aturan dan keamanan negara Definisi warga negara dan penduduk
Negara:
- Otoriter
- Demokrasi
Kesejahteraan
Hukum
Negara Indonesia sebagai negara yang berkedaulat-an rakyat dan hukum
Membedakan antara warga negara dan pen-duduk
Membandingkan bentuk-bentuk negara
Mencermati perilaku aparat sebagai negara hukum
3. Memahami arti disiplin dan pelanggaran hukum
Arti pelanggaran hukum dijelaskan
Jenis-jenis aparat hukum dijelaskan
Fungsi dan tugas masing-masing aparat hukum dijelas-kan
Pentingnya penegakkan hukum Pengertian disiplin pelang-garan hukum
Jenis aparat hukum
Fungsi dan tugas aparat hukum dalam penegakan hukum
Sadar bila haknya di-langgar atau bila me-langgar hak orang lain
Memahami aturan yang berlaku Faktor-faktor yang men-jadi sebab dan akibat pe-langgaran hukum
Pengertian aparat hukum
Fungsi dan tugas masing-masing aparat hukum Memberi contoh per-buatan yang melang-gar hukum dan HAM
Menjelaskan upaya tahapan prosedur hukum yang harus dilakukan bila haknya dilanggar
4. Menerapkan kewajiban dan hak sebagai warga negara
Bekerja sama untuk meng-hindari konflik dibiasakan
Aturan dipatuhi
Aturan yang berlaku dihormati
Hak orang lain tidak dileceh-kan
Sifat dan prilaku sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab
Sifat-sifat perilaku hukum dan HAM
Penerapan hukum dan HAM di kelas dan di lingkungan masyarakat Menghindari prilaku konflik dan mengacu pada kerja sama
Taat pada putusan sesuai aturan hukum yang berlaku Ciri-ciri warga negara yang baik dan ber-tanggung jawab
Aturan sekitar individu antara lain di kelas, keluarga, komunitas dan negara
Pelatihan HAM Simulasi peran se-bagai warganegara
Bermain peran pada situasi peradilan dengan menerapkan aturan formal yang berlaku
KOMPETENSI : Memahami keberagaman masyarakat di Indonesia
KODE : E
DURASI PEMELAJARAN : 30 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Menjelaskan pengertian masyarakat dan komunitas
Pengertian masyarakat dan komunitas dijelaskan
Perbedaan masyarakat dengan komunitas dijelaskan Masyarakat dan komunitas Menyadari kenyataan diri sebagai makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat dan komunitas
Pengertian masyarakat
Perbedaan masyarakat dengan komunitas
2. Mengidentifikasi unsur-unsur masyarakat
Pengertian dan contoh golongan sosial dalam suatu masyarakat dijelas-kan
Pengertian dan contoh kate-gori sosial dalam suatu masyarakat diidentifikasikan
Pengertian dan contoh kelompok sosial dalam suatu masyarakat didiskusikan
Pengertian dan contoh per-kumpulan dalam suatu masyarakat dijelaskan
Golongan sosial
Kategori sosial
Kelompok sosial
Perkumpulan Menghargai perbedaan unsur-unsur sosial dalam kehidupan masyarakat Pengertian dan contoh golongan sosial
Pengertian dan contoh kategori sosial
Pengertian dan contoh kelompok sosial
Pengertian dan contoh perkumpulan
Mengembangkan ke-mampuan berinteraksi dengan golongan sosial, kategori sosial, kelompok sosial dan perkumpulan yang berbeda
3. Mengklasifikasi jenis-jenis pranata sosial dalam masyarakat Pengertian pranata sosial dijelaskan
Perbedaan antara pranata dengan lembaga dijelaskan dengan contoh
Jenis-jenis pranata sosial diklasifikasikan
Pranata sosial
Pranata dan lembaga
Jenis-jenis pranata sosial Berperilaku sesuai dengan pranata sosial yang berlaku
Pengertian dan contoh pranata sosial
Perbedaan antara pranata dengan lembaga
Jenis-jenis pranata sosial
4. Menunjukkan sikap kerja-sama dengan masyarakat yang berbeda Pengertian masyarakat majemuk dijelaskan
Karakteritik masyarakat majemuk didiskusikan
Kerjasama antara masyarakat majemuk didiskusikan
Masyarakat majemuk
Karakteristik masyarakat majemuk
Pola-pola kehidupan masyarakat majemuk
Menghargai keaneka ragaman masyarakat di Indonesia
Pengertian masyarakat majemuk
Karakteristik masyarakat majemuk
Pola-pola kehidupan masyarakat majemuk
Mengembangkan ke-mampuan bekerjasama antara masyarakat yang berbeda
KOMPETENSI : Memahami keberagaman kebudayaan di Indonesia
KODE : F
DURASI PEMELAJARAN : 36 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Menjelaskan pengertian kebudayaan Pengertian kebudayaan dijelaskan
Pengertian kebudayaan dan peradaban dibeda-bedakan Kebudayaan
Kebudayaan dan peradaban Menghargai kebudaya-an bangsa sendiri Pengertian kebudayaan
Perbedaan kebudayaan dan peradaban
Menyusun contoh peradaban dan kebuda-yaan
2. Mengidentifikasi unsur-unsur kebudayaan universal Pengertian kebudayaan universal dijelaskan
Unsur-unsur dan wujud ke-budayaan universal diidenti-fikasi
Kebudayaan universal
Unsur-unsur dan wujud kebudayaan universal Pengertian kebudayaan universal
Klasifikasi unsur-unsur dan wujud kebudayaan universal Menyusun keaslian hasil-hasil kebudayaan bangsa sendiri
3. Mengidentifikasi kebe-ragaman kebudayaan Pengertian keberagaman kebudayaan dijelaskan
Faktor-faktor penyebab keberagaman kebudayaan diuraikan Keberagaman kebudayaan
Penyebab keberagaman kebudayaan Menghargai kebera-gaman kebudayaan di Indonesia
Pengertian keberagaman kebudayaan
Faktor-faktor penyebab keberagaman kebudayaan
Menyebutkan contoh unsur keberagaman kebudayaan
4. Mengklasifikasi kebera-gaman kebudayaan berdasarkan unsur-unsur kebudayaan universal Keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem ekonomi dijelaskan
Keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem sosial dijelaskan
Keberagaman kebudayaan berdasarkan bahasa dijelas-kan
Keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem religi di-jelaskan Keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem ekonomi
Keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem sosial
Keberagaman kebudayaan berdasarkan bahasa
Keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem religi Menghargai kebera-gaman kebudayaan di Indonesia berdasarkan sistem ekonomi, sosial, bahasa, dan religi
Pengertian keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem ekonomi
Pengertian keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem sosial
Pengertian keberagaman kebudayaan berdasarkan bahasa
Pengertian keberagaman kebudayaan berdasarkan sistem religi Menyusun contoh ke-beragaman kebudayaan berdasarkan sistem ekonomi, sosial, bahasa dan religi
Mengkombinasikan sistem ekonomi, sosial, bahasa dan religi
5. Menunjukkan sikap saling menghargai kebudayaan suku bangsa yang ber-beda Pengertian relativisme kebu-dayaan dijelaskan
Sikap menghargai kebudaya-an suku bangsa yang berbeda, disertai contoh Relativisme kebudayaan
Contoh-contoh sikap menghargai kebudayaab suku bangsa yang ber-beda Menghargai kebudaya-an suku bangsa yang berbeda
Pengertian relativisme kebudayaan
Contoh sikap meng-hargai kebudayaan suku bangsa yang berbeda
Mengembangkan ke-mampuan berinteraksi dengan suku bangsa yang berbeda kebudaya-an
KOMPETENSI : Memahami kondisi tenaga kerja pada era global
KODE : G
DURASI PEMELAJARAN : 48 Jam @ 45 menit
SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP MATERI POKOK PEMELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
1. Mengidentifikasi kondisi tenaga kerja sebagai sumberdaya manusia Tenaga kerja berdasarkan jenjang usia kerja diklasifika-sikan
Peningkatan jumlah lulusan pertahun dikalkulasi
Pekerja di bawah umur di-identifikasi
Tenaga kerja dan pengang-guran Memahami kondisi tenaga kerja di Indonesia Usia Kerja
Pertambahan jumlah lulusan pertahun
Kondisi pekerja di bawah umur Identifikasi kondisi pekerja di berbagai sektor ekonomi
2. Mengidentifikasi keterbatasan lapangan kerja
Lapangan kerja yang belum terisi diklasifikasikan
Jumlah tenaga kerja dengan ketersediaan lapangan kerja dihubungkan
Kondisi pekerja dan permasa-lahannya dianalisis
Kondisi pengiriman tenaga kerja ke luar negeri diklasifi-kasikan
Hak-hak dan kewajiban pekerja diidentifikasi
Peluang/lowongan lapangan kerja/pasar kerja Pembentukan sikap pekerja: jujur, disiplin, taat azas dan bertanggung jawab
Memahami isi Undang-undang ketenagakerja-an
Memahami fungsi serikat pekerja
Etos dan budaya kerja
Memahami isi Undang-undang ketenagakerja-an
Memahami fungsi serikat pekerja
Memahami pentingnya Kesehatan Keselamatan kerja
Ketersediaan lapangan kerja
Kondisi tenaga kerja dan kaitannya dengan keter-batasan lapangan kerja
Tenaga kerja, pengang-guran dan permasalahan-nya
Pengiriman tenaga kerja (legal dan ilegal) ke luar negeri
Undang-undang tenaga kerja (gaji/ upah, hak-hak dan kewajiban)
Peran serikat pekerja
Perlindungan pekerja/ kontrak kerja (keselamat-an, kesehatan)
Identifikasi lapangan kerja
Klarifikasi pengiriman tenaga kerja ke luar negeri
3. Menyesuaikan diri dengan peran lembaga pendidikan dan pelatihan kerja Peran lembaga pendidikan dan pelatihan kerja dalam pembentukan kompetensi tenaga kerja dianalisis
Etos dan budaya kerja di-klasiifikasikan Peran lembaga pendidikan dalam pembentukan kompetensi tenaga kerja di bidangnya Memahami pentingnya pembentukan kompe-tensi pekerja
Menggalakkan etos kerja
Menggalakkan budaya kerja dan organisasi Sistem pendidikan meng-adaptasi kebutuhan lapangan
Kerjasama dengan lembaga terkait dalam rangka PSG (Pendidikan Sistem Ganda)
Etos kerja
Budaya kerja dan organi-sasi
Beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja
4. Mewujudkan tenaga kerja yang profesional Pembentukan tenaga kerja profesional diidentifikasi
Keunggulan bersaing sebagai tenaga kerja profesional dianalisis
Keunggulan bersaing sebagai tenaga kerja profesional di-wujudkan
Hak-hak dan kewajiban pekerja diidentifikasi
Tenaga kerja profesional Sikap pekerja profe-sional
Sikap pekerja unggul Pembentukan tenaga kerja profesional
Pembentukan keung-gulan bersaing
Membentuk tenaga kerja profesinal
Membentuk tenaga kerja unggul dibidang-nya
5. Memahami Undang-undang tenaga kerja yang berlaku
Tuntutan pekerja di pasar global dianalisis
Undang-undang tenaga kerja
Sadar akan penting-nya undang-undang ketena-gakerjaan
Sadar akan hak dan tanggungjawab pekerja
Sadar akan pentinga peran serikat kerja
Sadar akan pentingnya asuransi keselamatan kerja Undang-undang tenga kerja (gaji/upah,hak dan kewajiban )
Peran serikat pekerja
Pelindungan pekerja
Kontrak kerja
Kesalamatan kerja, asuransi tenaga kerja
6. Memperkirakan perubahan dan peluang pasar kerja pada era global Pergeseran lapangan kerja di era global dianalisis
Perubahan dan peluang pasar kerja di era global dianalisis
Keunggulan bersaing di pasar kerja di era global dianalisis
Pergeseran lapangan kerja di era global dianalisis
Perubahan dan peluang pasar kerja di era global dianalisis
Keunggulan bersaing di pasar kerja di era global dianalisis
Pasar kerja di era Global Memahami tuntutan pasar kerja di era global Tantangan dan peluang kerja di era global
Dampak globalisasi bagi pekerja Indonesia
Keunggulan bersaing sebagai suatu cara me-menangkan persaingan di era global
Klasifikasi pekerja di era global Beradaptasi dengan tuntutan tenaga kerja di era global
Menyiasati sebagai pekerja yang kompeten di bidangnya







