Budidaya Ternak
BAGIAN II.
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
DAFTAR ISI
Halaman
A. TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN …………………………………………………… 1
B. KOMPETENSI KEAHLIAN ……………………………………………………………. 2
C. LEVEL KUALIFIKASI TAMATAN SMK ……………………………………………. 4
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN …………………………………………………… 5
E. PROFIL KOMPETENSI TAMATAN ……………………………………………….. 6
F. SUBSTANSI PEMBELAJARAN …………………………………………………….. 8
G. DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI ………………………………………. 11
H. SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ………………….. 12
I. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM NORMATIF …………………….. 13
J. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM ADAPTIF ………………………… 14
K. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM PRODUKTIF …………………….. 15
A. TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Keahlian Budidaya Ternak Harapan bertujuan untuk:
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik;
2. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab;
3. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat, memiliki wawasan pengetahuan dan seni;
4. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam Program Keahlian Budidaya Ternak Harapan, agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah;
5. Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam Program Keahlian Budidaya Ternak Harapan;
6. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan.
B. KOMPETENSI KEAHLIAN
Kompetensi Keahlian Budidaya Ternak Harapan seperti yang tercantum dalam Tabel 1. Daftar Kompetensi Keahlian di bawah ini.
Tabel 1. Daftar Kompetensi Keahlian
Bidang Keahlian : Budidaya Ternak
Program Keahlian : Budidaya Ternak Harapan
Level Kualifikasi Kode Kompetensi Sertifikat Tingkat Pendidikan
A Mengelola kandang dan peralatan ternak harapan SMK
B Merawat ternak
C Memberi pakan ternak
D Memproduksi madu
E Memproduksi cacing tanah
F Memproduksi kokon ulat sutera
G Memanen produk ternah harapan
H Menangani pasca panen produk ternak harapan
I Membiakkan ternak harapan
J Melakukan usaha peternakan (agribisnis ternak harapan)
C. LEVEL KUALIFIKASI TAMATAN SMK
Level kualifikasi tamatan SMK Bidang Keahlian Budidaya Ternak Program Keahlian Budidaya Ternak Harapan, tercantum dalam Tabel 2. Level Kualifikasi Tamatan SMK di bawah ini.
Tabel 2. Level Kualifikasi Tamatan SMK
Bidang Keahlian : Budidaya Ternak
Program Keahlian : Budidaya Ternak Harapan
Kode Kompetensi Level Kualifikasi Sertifikat
A Mengelola kandang dan peralatan ternak harapan
B Merawat ternak
C Memberi pakan ternak
D Memproduksi madu
E Memproduksi cacing tanah
F Memproduksi kokon ulat sutera
G Memanen produk ternah harapan
H Menangani pasca panen produk ternak harapan
I Membiakkan ternak harapan
J Melakukan usaha peternakan (agribisnis ternak harapan)
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Budidaya Ternak Harapan adalah:
E. PROFIL KOMPETENSI TAMATAN
Level Kualifikasi Kompetensi Sub Kompetensi
Level – 1 A. Memelihara piranti menjahit dan K3 bidang busana
A.1. Mengoperasikan alat-alat menjahit
A.2. Membersihkan mesin
A.3. Mengatasi kerusakan sederhana pada mesin
A.4. Membersihkan lingkungan kerja
B. Menjahit bagian busana sesuai dengan prosedur menjahit B.1. Mengidentifikasi bagian-bagian yang akan dijahit
B.2. Menyiapkan alat-alat jahit
B.3. Menjahit bagian-bagian busana
C. Memberi tanda untuk proses jahit dan seterika
C.1. Mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu untuk diseterika
C.2. Memberi tanda bagian-bagian yang akan dijahit dan menetapkan bagian yang akan diseterika
C.3. Menetapkan tempat yang akan diberi tanda untuk lubang kancing, pemasangan kancing dan penyelesaian tepi
D. Melaksanakan pengemasan pakaian
D.1. Menyiapkan alat pengemasan
D.2. Memasang hang tag/paper tag yang sesuai dengan ukuran
D.3. Melipat/menggantung, memasukkan ke dalam plastik kemasan
D.4. Mengelompokkan dan menghitung jumlah pakaian dalam satu kemasan
D.5. Menyusun pakaian dalam dos/kemasan
Level – 2 E. Melakukan proses dan pelaksanaan penyeterikaan dan pengepresan
E.1. Memahami teknik penyeterikaan dan pengepresan
E.2. Menyiapkan alat penyeterikaan dan pengepresan
E.3. Melaksanakan penyeterikaan dan pengepresan pada busana
F. Melaksanakan pengikat-an dan penomoran potongan bahan F.1. Mengelompokkan bahan-bahan yang sudah digunting
F.2. Melaksanakan penomoran dan pengikatan hasil potongan
G. Melaksanakan pekerjaan marker
G.1. Menyiapkan alat untuk pekerjaan marker
G.2. Melakukan grading pola sesuai order
G.3. Menyesuaikan pola dengan jumlah order
G.4. Meletakkan pola di atas kertas marker
G.5. Menghitung kebutuhan bahan
H. Membuat sampel sesuai desain
H.1. Menyiapkan alat jahit
H.2. Memahami prosedur langkah kerja/tertib kerja menjahit
H.3. Menjahit sesuai dengan teknologi jahit berdasarkan desain yang dibuat
H.4. Menyeterika dan menggantung
I. Melaksanakan pekerjaan bagian produksi
I.1. Melaksanakan pekerjaan produksi pada bagian gunting bahan
I.2. Melaksanakan pekerjaan produksi pada bagian jahit sesuai standar kualitas (order)_
I.3. Melaksanakan pekerjaan produksi pada bagian penyelesaian
J. Melakukan pekerjaan bordir J.1. Mengoperasikan mesin bordir
J.2. Menguasai teknik dasar bordir
J.2. Membordir sesuai dengan motif dan teknik yang telah ditentukan
Level – 3 K. Melakukan pekerjaan sablon/printing K.1. Memiliki pengetahuan tentang teknik dasar sablon/printing
K.2. Menyiapkan peralatan sablon/printing
K.3. Memelihara peralatan sablon/printing
K.2. Menyablon/printing sesuai motif yang telah ditentukan
L. Membuat pola busana sesuai konstruksi dan model L.1. Mengambil ukuran badan
L.2. Membuat pola dasar
L.3. Membaca sketsa model
L.2. Melakukan pecah pola
M. Melmbuat pakaian dengan teknik madya
M.1. Meletakkan pola pada bahan dan menggunting
M.2. Menjahit, menghias dan memasang garnitur
M.3. Melaksanakan produksi secara tuntas sesuai dengan desain dan teknik jahit madya
Level – 4 N. Berkomunikasi dan melaksanakan pelayanan prima
N.1. Melaksanakan komunikasi
N.2. Memahami konsep pelayanan prima
N.3. Melaksanakan pelayanan prima berdasarkan konsep A3 (attitude, attention, action)
O. Membuat pakaian dengan teknik tailoring
O.1. Menguasai prinsip menjahit busana tailoring
O.2. Memilih bahan utama dan bahan penunjang yang tepat untuk pembuatan busana tailoring
O.3. Menerapkan teknik menjahit yang tepat untuk pembuatan busana tailoring
O.4. Menguasai teknik penyelesaian pada pembuatan busana tailoring
P. Membuat desain busana dan desain hiasan
P.1. Memiliki pengetahuan membaca gambar
P.2. Menguasai prinsip desain
P.3. Memiliki pengetahuan tentang dasar-dasar hiasan busana
P.4. Menggambar proporsi tubuh manusia dengan berbagai gaya
P.5. Memiliki daya cipta desain hiasan dan desain busana
Q. Membuat hiasan dan penerapannya pada busana dan lenan rumah tangga Q.1. Membuat tusuk dasar hiasan busana
Q.2. Mengembangkan tusuk dasar hiasan
Q.3. Menghias busana dan lenan rumah tangga
R. Melakukan drapping pakaian
R.1. Menyiapkan dan menggunakan alat drapping
R.2. Menguasai teknik dasar drapping
R.3. Melakukan pekerjaan drapping busana sesuai model
F. SUBSTANSI PEMBELAJARAN
Substansi pembelajaran terdiri dari 2 (dua) kelompok besar yaitu kelompok substansi instruksional dan noninstruksional. Substansi instruksional adalah substansi pembelajaran yang dirancang dan terstruktur sebagai substansi kurikulum. Substansi noninstruksional berisi hal-hal yang berkaitan dengan kompetensi kunci, program kecakapan hidup, lingkungan hidup, narkoba dan lain sebagainya yang dirancang tetapi tidak terstruktur sebagai substansi kurikulum.
1. Substansi Instruksional
Substansi instruksional dikelompokkan dalam program normatif, adaptif dan produktif, dirancang dengan pendekatan kompetensi dan dikemas dalam bentuk modul.
2. Substansi Noninstruksional
a. Kompetensi Kunci
Kompetensi kunci adalah suatu kemampuan untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan ke situasi yang baru, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dan jenis pekerjaan. Kompetensi kunci merupakan kompetensi yang mendukung pelaksanaan semua jenis pekerjaan, mencakup pengetahuan dan keterampilan yang bersifat generik. Jenis kompetensi kunci seperti yang tercantum dalam Tabel 3. Daftar Kompetensi Kunci.
Tabel 3. Daftar Kompetensi Kunci
No Kompetensi Kunci
1 mengumpulkan,menganalisis dan mengorganisasikan data
2 mengkomunikasikan idea dan informasi
3 merencana dan mengorganisir kegiatan
4 bekerja dengan orang lain dalam suatu tim
5 menggunakan idea dan teknik matematika
6 mengatasi masalah
7 menggunakan teknologi
8 pemahaman budaya
Pelatihan kompetensi kunci tidak dapat dilakukan secara mandiri sebagaimana kompetensi lainnya. Kompetensi kunci harus dilatihkan secara integratif atau menyatu dalam proses pelatihan kompetensi lainnya, yang harus dituangkan dalam proses penyusunan modul. Kompetensi kunci dibagi menjadi 3 (tiga) tingkatan yaitu level 1, level 2 dan level 3 seperti tercantum dalam Tabel 4.
Tabel 4. Level Kompetensi Kunci
NO KOMPETENSI KUNCI
LEVEL 1 LEVEL 2 LEVEL 3
1 MENGUMPULKAN, MENGANALISA DAN MENGELOLA INFORMASI
Kapasitas untuk mengumpulkan informasi, memindahkan dan menyeleksi informasi dalam rangka memilih informasi yang diperlukan untuk dipresentasikan, mengevaluasi sumber dan cara memperoleh informasi tersebut
Mengakses dan menyimpan dari satu sumber
Mengakses, memilih dan menyimpan dari beberapa sumber
Mengakses, mengevaluasi dan mengatur dari berbagai macam sumber
2 MENGKOMUNIKASIKAN IDE-IDE DAN INFORMASI
Kapasitas untuk berkomunikasi dengan orang lain secara efektif menggunakan beragam bahasa, tulisan, grafik dan expresi non verbal lainnya
Sederhana dengan aturan yang telah dikenal
Komplek dengan isi tertentu
Komplek dengan isi beragam
3 MERENCANAKAN DAN MENGORGANISIR KEGIATAN
Kapasitas untuk merencanakan dan mengatur kegiatan kerja individu termasuk penggunaan waktu dan sumber yang baik, pemilihan prioritas dan pengawasan prestasi individu
Di bawah pengawasan
Dengan bimbingan
Inisiatif sendiri dan mengevaluasi kegiatan yang komplek
4 BEKERJA DENGAN ORANG LAIN SERTA KELOMPOK
Kapasitas untuk berhubungan secara efektif dengan orang lain baik antar pribadi ataupun kelompok termasuk mengerti dan memberikan respon akan keinginan klien dan bekerja secara efektif sebagai anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama
Aktifitas yang telah diketahui
Membantu merancang dan mencapai tujuan
Kolaborasi dalam kegiatan komplek
5 MENGGUNAKAN IDE-IDE SERTA TEKNIK MATEMATIKA
Kapasitas untuk menggunakan konsep bilangan, spasi dan ukuran dan teknik seperti perkiraan untuk praktek
Tugas yang sederhana
Memilih tugas yang komplek dan sesuai
Evaluasi dan mengadaptasi sebagai tugas yang sesuai
6 MENYELESAIKAN MASALAH
Kapasitas untuk menjalankan strategi penyelesaian masalah baik untuk situasi dimana masalah dan solusi yang diinginkan memiliki bukti dan dalam situasi yang memerlukan pemikiran kritis dan pendekatan kreatif untuk mencapai hasil
Rutin, sedikit pengawasan
Eksplorasi – pengawasan melekat
Rutin, mandiri
Eksplorasi – dengan bimbingan
Masalah yang komplek, pelaksanaan pendekatan sistematis, menjelaskan proses
7 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI
Kapasitas untuk menerapkan teknologi, mengkombinasikan keahlian fisik and sensor yang diperlukan untuk menjalankan peralatan dengan pengertian ilmiah dan prinsip teknologi yang diperlukan untuk mengadaptasi sistem
Produksi ulang atau melaksanakan produk dasar atau jasa
Menyusun, mengatur atau mengoperasikan produk atau jasa
Mendesain atau merangkai produk atau jasa
8 PEMAHAMAN BUDAYA
Kapasitas untuk memilih keterampilan guna menangani keragaman budaya dan dapat bernegosiasi dalam konteks budaya yang luas.
b. Program Kecakapan Hidup
Pendidikan kecakapan hidup adalah pendidikan yang memberi bekal kecakapan pada peserta didik dalam menghadapi dan memecahkan problema hidup dan kehidupannya, baik sebagai pribadi yang mandiri, warga masyarakat, maupun sebagai warga negara. Program pendidikan dan pelatihan kecakapan hidup meliputi 5 (lima) jenis kecakapan yaitu:
• kecakapan mengenal diri (self awareness);
• kecakapan berpikir rasional (thinking skill);
• kecakapan sosial (social skill);
• kecakapan akademik (academic skill), dan
• kecakapan kejuruan(vocational skill).
Program kecakapan hidup di SMK merupakan kelanjutan dari program kecakapan hidup yang dilaksanakan di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Mengacu pada Pedoman Penyelenggaraan Program Kecakapan Hidup di SMK, sekolah harus menyusun rencana pelaksanaan program kecakapan hidup yang terintegrasi pada topik pembelajaran instruksional atau pada kegiatan ekstrakurikuler.
c. Program noninstruksional lain
Program noninstruksional lainnya di SMK seperti pendidikan lingkungan hidup, narkoba, budi pekerti dan sebagainya, pada prinsipnya harus disusun sendiri oleh sekolah dengan pihak lain yang terkait. Program tersebut harus disisipkan secara harmonis dan sinergis pada program-program instruksional atau pada kegiatan ekstrakurikuler yang ada.
G. DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI
Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang dilatihkan pada peserta didik dalam kurun waktu 3 tahun dan kemungkinan multiexit-entry yang dapat diterapkan.
H. SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN
Bidang Keahlian : Budidaya Ternak
Program Keahlian : Budidaya Ternak Unggas
NO
MATA DIKLAT
WAKTU
I NORMATIF :
1 Pendidikan Agama 192
2 PPKn dan Sejarah 192
3 Bahasa Indonesia 192
4 Pendidikan Jasmani 288
II ADAPTIF :
1 Matematika
2 Fisika
3 Kimia
4 Biologi
5 Bahasa Inggris
6 Komputer
7 Kewirausahaan
III PRODUKTIF :
1 Mengelola kandang dan peralatan ternak harapan 230
2 Merawat ternak 200
3 Memberi pakan ternak 300
4 Memproduksi madu 400
5 Memproduksi cacing tanah 300
6 Memproduksi kokon ulat sutera 600
7 Memanen produk ternah harapan 250
8 Menangani pasca panen produk ternak harapan 200
9 Membiakkan ternak harapan 200
10 Melakukan usaha peternakan (agribisnis ternak harapan) 1100
JUMLAH
Catatan :
1. Satu jam pelajaran = 45 menit
I. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM NORMATIF
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
MATA DIKLAT :
KOMPETENSI :
KODE : A
JAM PEMBELAJARAN : Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
A.1.
A.2.
A.3.
A.4.
A.5.
J. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM ADAPTIF
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
MATA DIKLAT :
KOMPETENSI :
KODE : A
JAM PEMBELAJARAN : Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
A.1.
A.2.
A.3.
A.4.
A.5.
K. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM PRODUKTIF
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Mengelola kandang dan peralatan ternak
KODE : A
JAM PEMBELAJARAN : 230 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
A1. Mengelola tempat pemeliharaan ternak harapan
Lebah madu Tempat pemeliharaan (stup) dibersihkan, sudah disanitasi dan siap pakai, sesuai prosedur
Pemeriksaan terhadap kerusakan telah dilakukan dan diatasi Cara-cara menyiapkan tempat pemeliharaan lebah madu Sabar, tenang, hati-hati, cermat, teliti, jujur dan percaya diri Fungsi tempat pemeliharaan (stup) secara umum
Jenis-jenis stup
Bagian-bagian stup
Pembersihan dan sanitasi stup
Jenis-jenis bahan sanitasi dan dosisnya Membersihkan stup dari kotoran-kotoran secara fisik
Memilih bahan sanitasi (desinfektan dan desin- festans) yang sesuai dengan kebutuhan
Menyiapkan jumlah bahan sanitasi yang akan digunakan sesuai dengan dosis
Aplikasi bahan sanitasi
Menyiapkan stup untuk digunakan lagi
Cacing Tanah Tempat pemeliharaan cacing tanah dan pengomposan media bersih, sudah disanitasi sesuai prosedur dan siap pakai
Pemeriksaan terhadap kerusakan telah dilakukan dan diatasi
Cara-cara menyiapkan tempat pemeliharaan cacing tanah dan pengomposan Sabar, tenang, hati-hati, cermat, teliti, jujurdan percaya diri Tujuan membersihkan dan mensanitasi
Polutan berasal dari ulat sutera
Fungsi tempat pemeliharaan dan tempat pengomposan secara umum
Jenis-jenis tempat pemeliharaan dan tempat pengomposan
Pembersihan dan sanitasi tempat pemeliharaan dan tempat pengomposan
Jenis-jenis bahan sanitasi dan dosisnya
Membersihkan tempat pemeliharaan dan tempat pengomposan dari kotoran-kotoran secara fisik
Memilih bahan sanitasi (desinfektan dan desinfestans) yang sesuai dengan kebutuhan
Menyiapkan jumlah bahan sanitasi yang akan digunakan sesuai dengan dosis
Aplikasi bahan sanitasi
Menyiapkan tempat pemeliharaan dan tempat pengomposan untuk digunakan lagi
Ulat Sutera Tempat pemeliharaan Ulat Sutera bersih, sudah disanitasi sesuai prosedur dan siap pakai
Pemeriksaan terhadap kerusakan telah dilakukan dan diatasi Cara-cara menyiapkan tempat pemeliharaan ulat sutera Sabar, tenang, hati-hati, cermat, teliti, jujurdan percaya diri Tujuan membersihkan dan mensanitasi
Polutan berasal dari ulat sutera
Fungsi tempat pemeliharaan secara umum
Jenis-jenis tempat pemeliharaan
Pembersihan dan sanitasi tempat pemeliharaan
Jenis-jenis bahan sanitasi dan dosisnya
Penyesuaian temperatur dan kelembaban tempat pemeliharaan
Membersihkan tempat pemeliharaan dari kotoran-kotoran secara fisik
Memilih bahan sanitasi (desinfektan dan desin-festans) yang sesuai dengan kebutuhan
Menyiapkan jumlah bahan sanitasi yang akan digunakan sesuai dengan dosis
Aplikasi bahan sanitasi
Mengatur temperatur dan kelembaban tempat pemeliharaan
Menyiapkan tempat pemeliharaan untuk digunakan lagi
A.2. Mengelola peralatan pemeliharaan ternak harapan
Lebah madu Peralatan pemeliharaan dan perlengkapan peternak telah dibersihkan dan siap pakai
Kelengkapan peralatan telah diperiksa
Cara-cara menyiapkan dan merawat peralatan peternakan dan perlengkapan peternak lebah madu Sabar, tenang, hati-hati, cermat, teliti, jujurdan percaya diri Jenis dan cara kerja peralatan pemeliharaan
Jenis peralatan/ kelengkapan peternak
Cara membersihkan peralatan pemeliharaan dan kelengkapan peternak Menggunakan peralatan pemeliharaan
Memilih model dan menggunakan perlengkapan peternak
Membersihkan peralatan dan perlengkapan peternak
Cacing Tanah Peralatan pemeliharaan dan perlengkapan peternak telah dibersih kan sesuai dengan petunjuk dan siap pakai
Kesesuaian peralatan dengan produk dihasil kan telah diperiksa Cara-cara menyiapkan dan merawat peralatan pemeliharaan dan perlengkapan peternak Sabar, tenang, hati-hati, cermat, teliti, jujurdan percaya diri Jenis dan cara kerja peralatan pemeliharaan
Jenis peralatan/ kelengkapan peternak
Cara membersihkan peralatan pemeliharaan dan kelengkapan peternak Menggunakan peralatan pemeliharaan
Memilih model dan meng-gunakan perlengkapan peternak
Membersihkan peralatan dan perlengkapan peternak
Ulat Sutera Peralatan pemeliharaan dan perlengkapan peternak telah dibersih kan sesuai dengan petunjuk dan siap pakai
Cara-cara menyiapkan dan merawat peralatan pemeliharaan dan perlengkapan peternak Sabar, tenang, hati-hati, cermat, teliti, jujurdan percaya diri Jenis dan cara kerja peralatan pemeliharaan
Jenis peralatan/ kelengkapan peternak
Cara membersihkan peralatan pemeliharaan dan kelengkapan peternak Menggunakan peralatan pemeliharaan
Memilih model dan menggunakan perlengkapan peternak
Membersihkan peralatan dan perlengkapan peternak
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Merawat ternak
KODE : B
JAM PEMBELAJARAN : 200 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
B1. Merawat ternak lebah madu Cara mendekati koloni dan identifikasi ratu sudah benar
Mengenali ciri-ciri Lebah madu sehat
Perkembangan koloni sesuai dengan standar
Cara-cara merawat ternak mulai dari membersihkan tempat pemeliharaan, hingga memberi identifikasi dan memotong sayap ratu Sabar, tenang, cekatan, teliti, tertib, rajin, bekerjasama dan rasa sayang pada ternak Jenis dan bangsa-bangsa lebah madu serta manfaatnya
Siklus hidup, Koloni dan kasta lebah madu
Tingkah laku lebah madu
Cara mendekati lebah madu
Cara memberi identifikasi ratu lebah
Cara memotong sayap ratu
Pengukuran pertumbuhan dan penyusutan koloni
Obat-obatan dan desinfektan Membedakan jenis dan kasta lebah madu
Memberi tanda dan memotong sayap ratu
Mengendalikan lebah madu
Mengukur pertumbuhan dan penyusutan koloni
Membantu mengobati lebah madu
Membedakan antara koloni yang sehat dengan yang sakit
B2. Merawat ternak cacing tanah Pertumbuhan cacing tanah sesuai dengan standar dan seragam
Merawat kesehatan cacing tanah dengan benar
Cara-cara merawat cacing tanah Sabar, tenang, cekatan, teliti, tertib, rajin, bekerjasama dan rasa sayang pada ternak Jenis dan bangsa-bangsa cacing tanah serta manfaatnya
Siklus hidup cacing tanah
Tingkah laku cacing tanah
Pengukuran pertumbuhan dan penyusutan cacing tanah
Obat-obatan dan desinfektan Membedakan jenis dan bangsa cacing tanah
Mengenal telur, anak dan cacing dewasa
Mengatur aerasi dan kelembaban media hidup
Mengukur pertumbuhan dan penyusutan cacing tanah
Membedakan antara cacing tanah yang sehat dengan yang sakit
Mengobati cacing tanah
B3. Merawat ternak ulat sutera Pertumbuhan ulat sutera sesuai dengan standar dan seragam
Merawat kesehatan ulat sutera dengan benar
Cara memberi makan benar dari segi jumlah dan metodenya
Cara-cara merawat tempat pemeliharaan ulat sutera sesuai dengan periode umur. Sabar, tenang, cekatan, teliti, tertib, rajin, bekerjasama dan rasa sayang pada ternak Jenis dan bangsa-bangsa ulat sutera serta manfaatnya
Siklus hidup ulat sutera
Tingkah laku ulat sutera
Pengukuran pertumbuhan dan penyusutan ulat sutera
Obat-obatan dan desinfektan Membedakan jenis dan bangsa ulat sutera
Mengukur pertumbuhan dan penyusutan
Membantu mengobati lebah madu
Membedakan antara ulat sutera yang sehat dengan yang sakit
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Memberi pakan ternak
KODE : C
JAM PEMBELAJARAN : 300 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
C1. Memberi pakan ternak lebah madu Pakan tersedia sesuai jumlah koloni untuk jangka waktu tertentu
Kualitas pakan tambahan baik
Pertumbuhan dan perkembangan koloni cepat
Pengenalan jenis pakan dan cara pemberiannya Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, dan tepat waktu. Jenis-jenis tanaman pakan sebagai sumber nektar dan pollen
Tingkah laku makan
Kebutuhan tanaman pakan per koloni
Model tempat pakan tambahan
Jenis-jenis pakan tambahan Membedakan jenis tanam pakan sebagai sumber nektar dan pollen
Membuat pakan tambahan
Mengisi tempat pakan tambahan dengan cepat dan benar
Mengukur kebutuhan jumlah pakan
C2. Memberi pakan ternak cacing tanah Pakan tersedia sesuai dengan umur cacing tanah untuk jangka waktu tertentu
Kualitas pakan baik
Pertumbuhan dan perkembangan cacing tanah cepat Pengenalan jenis pakan dan cara pemberiannya Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, dan tepat waktu Jenis-jenis pakan sesuai umur dan tujuan produksi
Kebutuhan pakan
Kualitas pakan secara fisik
Tingkah laku makan Membedakan jenis pakan sesuai umur dan tujuan produksi
Memberi pakan dengan benar
Mengukur kebutuhan jumlah pakan
C3. Memberi pakan ternak ulat sutera Pakan tersedia sesuai dengan umur ulat sutera untuk jangka waktu tertentu
Kualitas pakan baik
Tempat pakan terisi ½ – 2/3 bagian permukaan tempat pakan
Pakan tidak banyak membusuk di tempat pemeliharaan
Pertumbuhan ulet sutera cepat Pengenalan jenis pakan dan cara pemberiannya Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, dan tepat waktu Jenis-jenis tanaman murbei sebagai pakan
Bagian tanaman murbei yang digunakan pakan sesuai dengan umur
Kebutuhan pakan sesuai umur
Kualitas pakan secara fisik
Tingkah laku makan
Cara pemberian pakan Membedakan jenis tanaman murbei sebagai pakan
Membedakan bagian tanaman yang dapat diberikan sesuai dengan umur ulat sutera
Mengukur kebutuhan jumlah pakan
Memberi pakan dengan cepat dan benar
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Memproduksi madu
KODE : D
JAM PEMBELAJARAN : 400 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
D1. Menyiapkan tempat pemeliharaan (stup) Pemilihan lokasi peternakan lebah madu sesuai
Tersedianya stup dalam jumlah cukup dan sesuai
Mulai dari penentuan lokasi peternakan lebah madu, membuat dan menata letak sarang (stup). Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Syarat-syarat lokasi peternakan lebah madu
Jenis dan bentuk stup
Ukuran stup
Bahan pembuatan stup
Tata letak stup
Memilih lokasi peternakan lebah madu yang sesuai dengan syarat
Mengidentifikasi jenis dan bentuk stup
Mampu memilih bahan yang tepat untuk stup
Mampu membuat stup
Mengatur letak stup yang aman bagi peternak dan orang lain
Membuat catatan produksi yang sesuai dengan jadwal kerja
Memilih koloni yang baik
Menginspeksi koloni untuk mendukung produktivitas lebah madu
Memecah dan menggabung koloni secara benar
Mengintroduksi ratu pada koloni lain dengan suskses
Mengurung koloni sebelum transportasi dan mengadaptasikan koloni pada daerah pengangonan yang baru
D2. Memelihara lebah madu Produksi madu tinggi
Lebah mendapat pakan cukup dari sekitar peternakan
Penanganan lebah madu lebih cepat dan tidak memberikan cekaman pada koloni lebah
Koloni yang kuat dan produktif
Catatan produksi yang rinci dan jelas Meliputi membuat catatan produksi, memilih bibit koloni lebah, menginspeksi koloni, memecah dan menggabung koloni, mengintroduksi ratu baru, dan mengangon koloni Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Cara pemeliharaan lebah madu
Sumber koloni bibit dan sifat-sifat koloni yang diinginkan
Inspeksi koloni lebah madu
Jenis-jenis catatan produksi lebah madu
Pemecahan koloni
Penggabungan koloni
Introduksi ratu baru
Pengangonan koloni lebah madu
Memelihara lebah madu
Mencari sumber bibit dan memilih koloni yang baik
Menginspeksi koloni untuk mendukung produktivitas lebah madu
Membuat catatan produksi yang sesuai dengan jadwal kerja
Memecah dan menggabung koloni secara benar
Mengintroduksi ratu pada koloni lain dengan suskses
Mengurung koloni sebelum transportasi dan mengadaptasikan koloni pada daerah pengangonan yang baru
D3. Mencegah dan mengobati hama dan penyakit lebah madu Biaya obat-obatan rendah
Koloni sehat dan tidak ada penyebaran hama dan penyakit
Tingkat kematian rendah Pengenalan jenis penyakit dan penyebabnya serta cara-cara pencegah-an dan pengobatan hama dan penyakit Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Jenis hama dan penyakit lebah madu
Gejala koloni terserang hama dan penyakit
Pencegahan dan pengobatan hama dan penyakit lebah madu Mengenal hama dan penyakit yang menyerang lebah madu
Mencegah dan mengobati hama dan penyakit yang menyerang lebah madu
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Memproduksi cacing tanah
KODE : E
JAM PEMBELAJARAN : 300 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
E1. Menyiapkan tempat pemeliharaan dan pengomposan Pemilihan lokasi peternakan cacing tanah sesuai
Tersedianya tempat pemeliharaan dalam jumlah yang cukup dan baik
Memilih lokasi peternakan, membuat tempat pemeliharaan dan tempat pengomposan. Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Syarat-syarat lokasi peternakan cacing tanah
Jenis dan bentuk tempat pemeliharaan
Ukuran tempat pemeliharaan
Bahan pembuatan tempat pemeliharaan
Bahan pembuatan tempat pengomposan
Teknik penempatan tempat pemeliharaan
Memilih lokasi peternakan cacing tanah yang sesuai dengan syarat
Mengidentifikasi jenis dan bentuk tempat pemeliharaan
Mampu memilih bahan yang tepat untuk membuat tempat pemeliharaan
Membuat tempat pemeliharaan
Mengatur letak tempat pemeliharaan dengan baik
E2. Memelihara cacing tanah Pertumbuhan cacing tanah yang cepat dan seragam
Produksi cacing tanah dan vermikompos tinggi
Penanganan cacing tanah lebih cepat dan tidak memberikan cekaman pada cacing tanah
Media pemeliharaan cacing tanah yang aman dan mendukung produktivitas cacing tanah
Catatan produksi yang rinci dan jelas Membuat media pemeliharaan, membuat catatan produksi, memilih dan menanam bibit cacing tanah, merawat dan memecah media pemeliharaan, dan memberi pakan. Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Jenis bahan media
Pembuatan media pemeliharaan cacing tanah
Pemilihan bibit cacing tanah
Penanaman cacing tanah ke dalam media
Perawatan media pemeliharaan
Pemeliharaan cacing tanah
Pemecahan kelompok cacing tanah
Jenis-jenis catatan produksi cacing tanah
Memilih bahan media
Mengomposkan bahan-bahan media pemeliharaan, mengukur suhu dan pH kompos untuk dapat menentukan akhir pengomposan
Memilih bibit cacing tanah yang baik
Mengatasi kendala pada penanaman bibit cacing tanah
Mengidentifikasi dan mengatasi media pemeliharaan yang asam atau basa
Menciptakan kondisi media yang mendukung produktivitas cacing tanah
Memecah kelompok cacing tanah
Membuat catatan produksi yang sesuai dengan jadwal kerja
E3. Mencegah dan mengobati hama dan penyakit Biaya obat-obatan rendah
Cacing tanah sehat dan tidak ada penyebaran hama dan penyakit
Tingkat kematian rendah Pengenalan jenis hama dan penyakit serta gejalanya hingg cara mencegah hama dan penyakit cacing tanah. Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Jenis hama dan penyakit cacing tanah
Gejala cacing tanah terserang hama dan penyakit
Pencegahan dan pengobatan hama dan penyakit cacing tanah Mengenal hama dan penyakit yang menyerang cacing tanah
Mencegah dan mengobati hama dan penyakit yang menyerang cacing tanah
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Memproduksi kokon ulat sutera
KODE : F
JAM PEMBELAJARAN : 600 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
F1. Menyiapkan tempat pemeliharaan Pemilihan lokasi peternakan ulat sutera yang sesuai
Tersedianya tempat pemeliharaan dalam jumlah yang cukup dan baik
Penanganan ulat sutera lebih cepat dan tidak memberikan cekaman pada ulat sutera
Menyiapkan dan mengelola kebun murbei, dan membuat rak tempat wadah ulat sutera. Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Budidaya tanaman murbei
Syarat-syarat lokasi peternakan ulat sutera
Jenis dan bentuk tempat pemeliharaan
Ukuran tempat pemeliharaan
Bahan pembuatan tempat pemeliharaan
Teknik penempatan tempat pemeliharaan
Memilih lahan dan mempersiapkannya untuk kebun murbei
Mengelola kebun murbei sesuai dengan fase pemeliharaan ulat sutera
Memilih lokasi peternakan ulat sutera yang sesuai dengan syarat
Mengidentifikasi jenis dan bentuk tempat pemeliharaan
Mampu memilih bahan yang tepat untuk membuat tempat pemeliharaan
Mampu membuat tempat pemeliharaan
Mengatur letak tempat pemeliharaan dengan baik
F2. Memelihara ulat sutera Pertumbuhan ulat sutera yang cepat dan seragam
Catatan produksi yang rinci dan jelas
Ulat sutera yang sehat dan kematian rendah
Konversi pakan rendah
Produksi kokon tinggi dan berkualitas baik
Produksi daun murbei tinggi dan berkualitas baik Mulai dari pemilihan bibit ulat sutera, pemasukkan bibit, memelihara ulat kecil dan ulat besar, mengatur kondisi ruang pemeliharaan, memberi pakan ulat kecil dan ulat besar, dan membuat catatan produksi,
Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Pemilihan bibit ulat sutera sesuai yang diinginkan
Pemeliharaan ulat kecil
Pemeliharaan ulat besar
Penngokonan
Jenis-jenisa catatan produksi ulat sutera
Memilih bibit ulat sutera yang baik
Memelihara ulat kecil dan besar
Mengatur kondisi ruang pemeliharaan yang mendukung pertumbuhan ulat kecil dan besar
Mengatur kondisi ruang pemeliharaan yang mendukung pengokonan
Membuat catatan produksi yang sesuai dengan jadwal kerja
F3. Mencegah dan mengobati hama dan penyakit tanaman murbei dan ulat sutera Biaya obat-obatan rendah
Tanaman murbei dan ulat sutera sehat dan tidak ada penyebaran hama dan penyakit
Tingkat kerusakan dan kematian tanaman murbei rendah
Tingkat kematian rendah ulat sutera rendah Pengenalan hama dan penyakit yang menyerang tanaman murbei dan ulat sutera serta gejalanya, Juga cara mencegah dan mengobati hama dan penyakit tanaman murbei maupun ulat sutera Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Jenis hama dan penyakit tanaman murbei
Jenis hama dan penyakit ulat sutera
Gejala tanaman murbei terserang hama dan penyakit
Gejala ulat sutera terserang hama dan penyakit
Pencegahan hama dan penyakit tanaman murbei
Pencegahan hama dan penyakit ulat sutera
Mengenal hama dan penyakit yang menyerang tanaman murbei
Mengenal hama dan penyakit yang menyerang ulat sutera
Mencegah dan mengobati hama dan penyakit tanaman murbei
Mencegah dan mengobati hama dan penyakit ulat sutera
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Memanen produk ternak harapan
KODE : G
JAM PEMBELAJARAN : 250 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
G1. Memanen produk lebah madu Madu yang berkualitas baik dan siap dikemas atau diolah lebih lanjut
Produk sampingan yang berkualitas baik dan siap dikemas atau diolah lebih lanjut
Pengenalan jenis produk lebah madu dan cara pemanenannya Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Jenis-jenis madu
Produk sampingan peternakan lebah madu
Karakteristik madu
Pemanenan madu
Pemanenan produk sampingan lebah madu (wax, pollen, royal jelly, dan koloni)
Mengenal produk utama dan produk sampingan peternakan lebah madu
Membedakan madu siap panen (matang) dengan yang belum siap panen
Memanen madu dengan benar
Memanen produk sampingan lebah madu dengan benar
Menangani madu dan produk sampingan peternakan lebah madu berdasarkan sifat fisik dan kimianya
G2. Memanen produk cacing tanah Cacing tanah segar yang berkualitas baik
Media pemeliharaan yang berkualitas baik (vermikompos)
Pengenalan jenis produk cacing tanah dan cara pemanenannya Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Pemanenan cacing tanah
Pemanenan media pemeliharaan
Memanen cacing tanah secara benar
Membedakan media pemeliharaan yang siap dipanen dengan yang belum siap dipanen
Memanen media pemeliharaan dengan benar agar tidak mengandung cacing tanah maupun telurnya
G3. Memanen produk ulat sutera Kokon yang berkualitas baik
Limbah kokon yang siap diolah
Pengenalan jenis produk ulat sutera dan cara pemanenannya Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Pemanenan kokon
Ciri-ciri kokon yang cacat
Pemanenan Limbah kokon dan pemanfaatannya
Memanen kokon dengan benar
Membedakan dan memilah kokon yang baik dengan yang cacat
Memanen limbah kokon dengan benar
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Menangani pasca panen produk ternak harapan
KODE : H
JAM PEMBELAJARAN : 200 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
H1. Menangani pascapanen produk lebah madu Madu kemasan atau hasil pengolahan madu yang berkualitas baik dan sesuai standar
Produk sampingan yang dikemas atau hasil olahannya yang berkualitas baik dan sesuai standar Cara-cara penanganan produk lebah madu setelah dipanen, dikemas hingga disimpan Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Mutu madu dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Penanganan Pascapanen Madu
Penanganan pascapanen produk sampingan lebah madu (wax, pollen, royal jelly, dan koloni)
Mencegah kerusakan madu maupun produk sampingan lebah madu
Menangani pascapanen madu atau mengolahnya lebih lanjut
Menangani pascapanen produk sampingan lebah madu atau mengolahnya lebih lanjut
H2. Menangani pascapanen produk cacing tanah Kemasan cacing tanah segar atau olahannya
Kemasan media pemeliharaan (0vermikompos)
Cara-cara penanganan produk cacing tanah setelah dipanen, dikemas hingga disimpan Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Penanganan pascapanen cacing tanah
Pengemasan Cacing Tanah
Penanganan pascapanen media pemeliharaan
Mematikan, mengering-kan, dan menepungkan cacing tanah secara benar dengan peralatan yang tersedia
Mengemas cacing tanah agar tetap hidup selama pengiriman
Mengemas cacing tanah olahan dengan benar
Menangani pascapanen vermikompos
H3. Menangani pascapanen produk ulat sutera Kemasan kokon kering yang berkualitas baik
Limbah kokon yang siap diolah
Cara-cara penanganan produk ulat sutera setelah dipanen, dikemas hingga disimpan Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Mutu kokon
Penanganan pascapanen kokon
Penanganan pascapanen limbah kokon
Mengukur kualitas kokon
Menangani pascapanen kokon dengan benar
Menangani pascapanen limbah kokon dengan benar
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Membiakkan ternak harapan
KODE : I
JAM PEMBELAJARAN : 200 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
I1. Membiakkan lebah madu Ratu yang produktif
Koloni kuat dan produktif
Koloni yang sifatnya sesuai dengan tujuan seleksi
Terlaksananya program pembiakan Mulai dari kriteria seleksi, cara seleksi, teknik perkawinan dan metode persilangan Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Faktor yang mempengaruhi produksi madu (genetik, lingkungan dan manajemen)
Fisiologi reproduksi lebah madu
Seleksi alam dan buatan
Sistem perkawinan
Inseminasi buatan
Perencanaan program pembiakan lebah madu Memilih lebah madu yang baik atau buruk produktivitasnya
Memilih sistem perkawinan yang menghasilkan koloni yang kuat dan produktif
Menggunakan alat inseminasi buatan
Menginseminasi ratu
Merencanakan program pembiakan lebah madu dan mengukur kemajuan program tersebut
I2. Membiakkan cacing tanah Bibit cacing tanah yang produktif
Cacing tanah yang sifatnya sesuai dengan tujuan seleksi
Terlaksananya program pembiakan Mulai dari kriteria seleksi, cara seleksi, teknik perkawinan dan metode persilangan Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Faktor yang mempengaruhi produksi cacing tanah (genetik, lingkungan dan manajemen)
Fisiologi reproduksi cacing tanah
Seleksi alam dan buatan
Sistem perkawinan
Perencanaan program pembiakan lebah madu Memilih bibit cacing tanah yang baik dan tinggi produktivitasnya
Memilih sistem perkawinan yang menghasilkan cacing tanah yang kuat dan produktif
Merencanakan program pembiakan lebah madu dan mengukur kemajuan program tersebut
I3. Membiakkan ulat sutera Bibit ngengat sutera produktif
Ulat sutera yang kuat dan cepat pertumbuhannya
Ulat sutera yang sifatnya sesuai dengan tujuan seleksi
Koloni yang sifatnya sesuai dengan tujuan seleksi
Terlaksannya program pembiakan Mulai dari kriteria seleksi, cara seleksi, teknik perkawinan dan metode persilangan Sabar, tenang, cekatan, teliti, cermat, tertib, rajin, tepat waktu, dan mampu bekerjasama Faktor yang mempengaruhi produksi kokon (genetik, lingkungan dan manajemen)
Fisiologi reproduksi ngengat sutera
Seleksi alam dan buatan
Sistem perkawinan
Perencanaan program pembiakan lebah madu Memilih ulat sutera yang baik dan tinggi produktivitasnya
Memilih sistem perkawinan yang menghasilkan ulat sutera yang kuat dan bertumbuh cepat
Merencanakan program pembiakan lebah madu dan mengukur kemajuan program tersebut
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Harapan
KOMPETENSI : Agribisnis ternak harapan
KODE : J
JAM PEMBELAJARAN : 1100 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
J1. Merencanakan, menganalisis usaha peternakan lebah madu serta memasarkan hasilnya
Proposal usaha peternakan lebah madu
Proporsal diterima oleh bank untuk mendapat kredit
Usaha peternakan dilaksanakan dengan baik sesuai target
Catatan mengenai kegiatan lengkap
Manajemen usaha sesuai standar
Rancangan tataniaga produk lebah madu
Pengenalan seluk beluk agribisnis lebah madu, pembuatan proposan dan analisis usaha Sabar, tenang, cermat, teliti, tertib, tepat waktu, mampu bekerjasama, dan mampu melihat peluang ke depan Perencanaan usaha peternakan lebah madu
Teknik dan tujuan analisis usaha peternakan lebah madu
Teknik pembuatan proporsal usaha peternakan lebah madu
Sumber-sumber dana yang potensial dan kiat mendapatkan dana bagi usaha peternakan
Manajemen Peternakan
Teknik produksi peternakan
Mengidentifikasi produk yang dapat diperoleh
Mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam produksi
Menghitung besar penghasilan
nghitung biaya produksi
Menghitung keuntungan
Mengidentifikasi resiko
Membuat proporsal usaha peternakan
Mendapatkan dana bagi usaha peternakan
Melaksanakan usaha peternakan dengan manajemen yang standar
Menganalisis setiap tahapan produksi
Menganalisis pada akhir usaha
Membandingkan hasil dengan target dalam proposal
J2. Merencanakan, menganalisis usaha peternakan cacing tanah serta memasarkan hasilnya
Proposal usaha peternakan cacing tanah
Proporsal diterima oleh bank untuk mendapat kredit
Usaha peternakan dilaksanakan dengan baik sesuai target
Catatan mengenai kegiatan lengkap
Manajemen usaha sesuai standar
Pengenalan seluk beluk agribisnis cacing tanah, pembuatan proposan dan analisis usaha Perencanaan usaha peternakan cacing tanah
Teknik dan tujuan analisis usaha peternakan cacing tanah
Teknik pembuatan proporsal usaha peternakan cacing tanah
Sumber-sumber dana yang potensial dan kiat mendapatkan dana bagi usaha peternakan
Manajemen Peternakan
Teknik produksi peternakan
Mengidentifikasi produks yang dapat diperoleh
Mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam produksi
Menghitung besar penghasilan
nghitung biaya produksi
Menghitung keuntungan
Mengidentifikasi resiko
Membuat proporsal usaha peternakan
Mendapatkan dana bagi usaha peternakan
Melaksanakan usaha peternakan dengan manajemen yang standar
Menganalisis setiap tahapan produksi
Menganalisis pada akhir usaha
Membandingkan hasil dengan target dalam proposal
J3. Merencanakan, menganalisis usaha peternakan ulat sutera serta memasarkan hasilnya
Proposal usaha peternakan ulat sutera
Proporsal diterima oleh bank untuk mendapat kredit
Usaha peternakan dilaksanakan dengan baik sesuai target
Catatan mengenai kegiatan lengkap
Manajemen usaha sesuai standar
Pengenalan seluk beluk agribisnis ulat sutera, pembuatan proposan dan analisis usaha Sabar, tenang, cermat, teliti, tertib, tepat waktu, mampu bekerjasama, dan mampu melihat peluang ke depan Perencanaan usaha peternakan ulat sutera
Teknik dan tujuan analisis usaha peternakan ulat sutera
Teknik pembuatan proporsal usaha peternakan ulat sutera
Sumber-sumber dana yang potensial dan kiat mendapatkan dana bagi usaha peternakan
Manajemen Peternakan
Teknik produksi peternakan
Mengidentifikasi produks yang dapat diperoleh
Mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam produksi
Menghitung besar penghasilan
nghitung biaya produksi
Menghitung keuntungan
Mengidentifikasi resiko
Membuat proporsal usaha peternakan
Mendapatkan dana bagi usaha peternakan
Melaksanakan usaha peternakan dengan manajemen yang standar
Menganalisis setiap tahapan produksi
Menganalisis pada akhir usaha
Membandingkan hasil dengan target dalam proposal
J4. Merancang strategi pemasaran produk ternak harapan Harga produk diterima oleh konsumen
Rancangan tataniaga produk Menetapkan harga hingga memasarkan produk peternakan Cermat, kreatif, kritis, sabar, kerjasama, jujur, bijaksana Faktor-faktor yang mempengaruhi harga
Metode penentuan/penetapan harga produk peternakan
Lembaga pemasaran
Analisis tingkah laku konsumen
Strategi pemasaran dan tujuannya Mengidentifikasi fakor-faktor yang mempengaruhi harga
Menetapkan harga produk peternakan
Membuat srategi pemasaran
Memasarkan produk peternakan
Menduga trend permintaan konsumen
J5. Membuat dan menyajikan laporan evaluasi usaha ternak harapan Laporan evaluasi usaha peternakan yang rinci dan mudah dimengerti
Penyajian laporan evaluasi menarik dan mudah dimengerti Mengevaluasi usaha peternakan serta membuat dan menyajikan laporan evaluasi Cermat, kreatif, kritis, sabar, kerjasama Tujuan evaluasi usaha
Metode evaluasi usaha
Teknik pembuatan dan penyajian laporan evaluasi usaha
Mengevaluasi usaha peternakan
Menetapkan rencana usaha selanjutnya dengan mempertimbangkan hasil evaluasi
Membuat laporan evaluasi usaha peternakan








salam..
saat ini saya menjual CD cara ternak ulat sutera yang benar, hanya dengan harga 50 ribu.
CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknya
langsung di lapangan. dan ada juga buku panduannya setebal 254 halaman (berwarna + bergambar) harga 65 ribu.
jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
terima kasih
minta link web/blog nya saja, saya bantu jual di SINi. hububgi rosadtea@ymail.com