Ternak Unggas

BAGIAN II.

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

DAFTAR ISI
Halaman

A. TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN …………………………………………………… 1
B. KOMPETENSI KEAHLIAN ……………………………………………………………. 2
C. LEVEL KUALIFIKASI TAMATAN SMK ……………………………………………. 4
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN …………………………………………………… 5
E. PROFIL KOMPETENSI TAMATAN ……………………………………………….. 6
F. SUBSTANSI PEMBELAJARAN …………………………………………………….. 8
G. DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI ………………………………………. 11
H. SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ………………….. 12
I. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM NORMATIF …………………….. 13
J. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM ADAPTIF ………………………… 14
K. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM PRODUKTIF …………………….. 15

A. TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Keahlian Budidaya Ternak Unggas bertujuan untuk:

1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik;
2. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab;
3. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat, memiliki wawasan pengetahuan dan seni;
4. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan keterampilan dalam Program Keahlian Budidaya Ternak Unggas, agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah;
5. Mendidik peserta didik agar mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap profesional dalam Program Keahlian Budidaya Ternak Unggas;
6. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan.
B. KOMPETENSI KEAHLIAN

Kompetensi Keahlian Budidaya Ternak Unggas seperti yang tercantum dalam Tabel 1. Daftar Kompetensi Keahlian di bawah ini.

Tabel 1. Daftar Kompetensi Keahlian

Bidang Keahlian : Budidaya Ternak
Program Keahlian : Budidaya Ternak Unggas

Level Kualifikasi Kode Kompetensi Sertifikat Tingkat Pendidikan
A Mengelola kandang dan peralatan ternak unggas SMK
B Memilih pakan ternak unggas
C Memproduksi daging unggas
D Memeliharan anak unggas petelur
E Memelihara unggas dara
F Memproduksi dan menangani telur konsumsi
G Memproduksi dan menangani telur tetas
H Menetaskan telur unggas
I Memproses dan menangani karkas unggas
J Melakukan usaha peternakan (agribisnis ternak unggas)

C. LEVEL KUALIFIKASI TAMATAN SMK

Level kualifikasi tamatan SMK Bidang Keahlian Budidaya Ternak Program Keahlian Budidaya Ternak Unggas, tercantum dalam Tabel 2. Level Kualifikasi Tamatan SMK di bawah ini.

Tabel 2. Level Kualifikasi Tamatan SMK

Bidang Keahlian : Budidaya Ternak
Program Keahlian : Budidaya Ternak Unggas

Kode Kompetensi Level Kualifikasi Sertifikat
A Mengelola kandang dan peralatan ternak unggas
B Memilih pakan ternak unggas
C Memproduksi daging unggas
D Memeliharan anak unggas petelur
E Memelihara unggas dara
F Memproduksi dan menangani telur konsumsi
G Memproduksi dan menangani telur tetas
H Menetaskan telur unggas
I Memproses dan menangani karkas unggas
J Melakukan usaha peternakan (agribisnis ternak unggas)
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Tata Busana adalah:

1. Anak kandang;
2. Penanggungjawab kandang;
3. Bandar/pemasok telur;
4. Petugas pada rumah potong unggas;
5. Penyalur pakan unggas;
6. Petugas koperasi.
E. PROFIL KOMPETENSI TAMATAN

Level Kualifikasi Kompetensi Sub Kompetensi
Level – 1 A. Mengelola kandang dan peralatan ternak unggas
A.1. Mengelola kandang ternak unggas
A.2. Mengelola peralatan ternak unggas
B. Memilih pakan ternak unggas B.1. Mengidentifikasi bahan baku pakan ternak unggas
B.2. Membuat formula pakan ternak unggas
B.3. Mencampur bahan baku pakan ternak unggas
B.4. Memberi pakan ternak unggas
C. Memproduksi daging unggas C.1. Memproduksi daging unggas
D. Memelihara anak unggas petelur D.1. Memelihara anak unggas petelur
Level – 2 E. Memelihara unggas dara E.1. Memelihara unggas dara
F. Memproduksi dan menangani telur konsumsi F.1. Memproduksi telur unggas
F.2. Menangani telur konsumsi
G. Memproduksi dan menangani telur tetas G.1. Memproduksi telur unggas
G.2. Menangani telur tetas
H. Menetaskan telur unggas H.1. Menetaskan telur unggas
H.2. Memisahkan jantan dan betina (seksing)
H.3. Mengemas anak ayam
I. Memproses dan menangani karkas unggas I.1. Memproses karkas unggas
I.2. Menangani karkas unggas
J. Melakukan usaha peternakan (agribisnis peternakan unggas) J.1. Menyusun rencana usaha
J.2. Melaksanakan usaha
J.3. Memasarkan hasil usaha
J.4. Membuat laporan usaha
J.5. Mengevaluasi usaha
J.6. Mempresentasikan laporan hasil usaha
F. SUBSTANSI PEMBELAJARAN

Substansi pembelajaran terdiri dari 2 (dua) kelompok besar yaitu kelompok substansi instruksional dan noninstruksional. Substansi instruksional adalah substansi pembelajaran yang dirancang dan terstruktur sebagai substansi kurikulum. Substansi noninstruksional berisi hal-hal yang berkaitan dengan kompetensi kunci, program kecakapan hidup, lingkungan hidup, narkoba dan lain sebagainya yang dirancang tetapi tidak terstruktur sebagai substansi kurikulum.

1. Substansi Instruksional

Substansi instruksional dikelompokkan dalam program normatif, adaptif dan produktif, dirancang dengan pendekatan kompetensi dan dikemas dalam bentuk modul.

2. Substansi Noninstruksional

a. Kompetensi Kunci

Kompetensi kunci adalah suatu kemampuan untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan ke situasi yang baru, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dan jenis pekerjaan. Kompetensi kunci merupakan kompetensi yang mendukung pelaksanaan semua jenis pekerjaan, mencakup pengetahuan dan keterampilan yang bersifat generik. Jenis kompetensi kunci seperti yang tercantum dalam Tabel 3. Daftar Kompetensi Kunci.

Tabel 3. Daftar Kompetensi Kunci

No Kompetensi Kunci

1 mengumpulkan,menganalisis dan mengorganisasikan data
2 mengkomunikasikan idea dan informasi
3 merencana dan mengorganisir kegiatan
4 bekerja dengan orang lain dalam suatu tim
5 menggunakan idea dan teknik matematika
6 mengatasi masalah
7 menggunakan teknologi
8 pemahaman budaya

Pelatihan kompetensi kunci tidak dapat dilakukan secara mandiri sebagaimana kompetensi lainnya. Kompetensi kunci harus dilatihkan secara integratif atau menyatu dalam proses pelatihan kompetensi lainnya, yang harus dituangkan dalam proses penyusunan modul. Kompetensi kunci dibagi menjadi 3 (tiga) tingkatan yaitu level 1, level 2 dan level 3 seperti tercantum dalam Tabel 4.

Tabel 4. Level Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI
LEVEL 1 LEVEL 2 LEVEL 3
1 MENGUMPULKAN, MENGANALISA DAN MENGELOLA INFORMASI
Kapasitas untuk mengumpulkan informasi, memindahkan dan menyeleksi informasi dalam rangka memilih informasi yang diperlukan untuk dipresentasikan, mengevaluasi sumber dan cara memperoleh informasi tersebut
Mengakses dan menyimpan dari satu sumber
Mengakses, memilih dan menyimpan dari beberapa sumber
Mengakses, mengevaluasi dan mengatur dari berbagai macam sumber
2 MENGKOMUNIKASIKAN IDE-IDE DAN INFORMASI
Kapasitas untuk berkomunikasi dengan orang lain secara efektif menggunakan beragam bahasa, tulisan, grafik dan expresi non verbal lainnya
Sederhana dengan aturan yang telah dikenal
Komplek dengan isi tertentu
Komplek dengan isi beragam
3 MERENCANAKAN DAN MENGORGANISIR KEGIATAN
Kapasitas untuk merencanakan dan mengatur kegiatan kerja individu termasuk penggunaan waktu dan sumber yang baik, pemilihan prioritas dan pengawasan prestasi individu
Di bawah pengawasan
Dengan bimbingan
Inisiatif sendiri dan mengevaluasi kegiatan yang komplek
4 BEKERJA DENGAN ORANG LAIN SERTA KELOMPOK
Kapasitas untuk berhubungan secara efektif dengan orang lain baik antar pribadi ataupun kelompok termasuk mengerti dan memberikan respon akan keinginan klien dan bekerja secara efektif sebagai anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama
Aktifitas yang telah diketahui
Membantu merancang dan mencapai tujuan
Kolaborasi dalam kegiatan komplek
5 MENGGUNAKAN IDE-IDE SERTA TEKNIK MATEMATIKA
Kapasitas untuk menggunakan konsep bilangan, spasi dan ukuran dan teknik seperti perkiraan untuk praktek
Tugas yang sederhana
Memilih tugas yang komplek dan sesuai
Evaluasi dan mengadaptasi sebagai tugas yang sesuai
6 MENYELESAIKAN MASALAH
Kapasitas untuk menjalankan strategi penyelesaian masalah baik untuk situasi dimana masalah dan solusi yang diinginkan memiliki bukti dan dalam situasi yang memerlukan pemikiran kritis dan pendekatan kreatif untuk mencapai hasil
Rutin, sedikit pengawasan
Eksplorasi – pengawasan melekat
Rutin, mandiri

Eksplorasi – dengan bimbingan
Masalah yang komplek, pelaksanaan pendekatan sistematis, menjelaskan proses
7 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI
Kapasitas untuk menerapkan teknologi, mengkombinasikan keahlian fisik and sensor yang diperlukan untuk menjalankan peralatan dengan pengertian ilmiah dan prinsip teknologi yang diperlukan untuk mengadaptasi sistem
Produksi ulang atau melaksanakan produk dasar atau jasa
Menyusun, mengatur atau mengoperasikan produk atau jasa
Mendesain atau merangkai produk atau jasa
8 PEMAHAMAN BUDAYA
Kapasitas untuk memilih keterampilan guna menangani keragaman budaya dan dapat bernegosiasi dalam konteks budaya yang luas.
b. Program Kecakapan Hidup

Pendidikan kecakapan hidup adalah pendidikan yang memberi bekal kecakapan pada peserta didik dalam menghadapi dan memecahkan problema hidup dan kehidupannya, baik sebagai pribadi yang mandiri, warga masyarakat, maupun sebagai warga negara. Program pendidikan dan pelatihan kecakapan hidup meliputi 5 (lima) jenis kecakapan yaitu:

• kecakapan mengenal diri (self awareness);
• kecakapan berpikir rasional (thinking skill);
• kecakapan sosial (social skill);
• kecakapan akademik (academic skill), dan
• kecakapan kejuruan(vocational skill).

Program kecakapan hidup di SMK merupakan kelanjutan dari program kecakapan hidup yang dilaksanakan di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Mengacu pada Pedoman Penyelenggaraan Program Kecakapan Hidup di SMK, sekolah harus menyusun rencana pelaksanaan program kecakapan hidup yang terintegrasi pada topik pembelajaran instruksional atau pada kegiatan ekstrakurikuler.

c. Program noninstruksional lain

Program noninstruksional lainnya di SMK seperti pendidikan lingkungan hidup, narkoba, budi pekerti dan sebagainya, pada prinsipnya harus disusun sendiri oleh sekolah dengan pihak lain yang terkait. Program tersebut harus disisipkan secara harmonis dan sinergis pada program-program instruksional atau pada kegiatan ekstrakurikuler yang ada.
G. DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI

Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang dilatihkan pada peserta didik dalam kurun waktu 3 tahun dan kemungkinan multiexit-entry yang dapat diterapkan.

H. SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN

Bidang Keahlian : Budidaya Ternak
Program Keahlian : Budidaya Ternak Unggas

NO
MATA DIKLAT
WAKTU
I NORMATIF :
1 Pendidikan Agama 192
2 PPKn dan Sejarah 192
3 Bahasa Indonesia 192
4 Pendidikan Jasmani 288
II ADAPTIF :
1 Matematika
2 Fisika
3 Kimia
4 Biologi
5 Bahasa Inggris
6 Komputer
7 Kewirausahaan
III PRODUKTIF :
1 Mengelola kandang dan peralatan ternak unggas 200
2 Memilih pakan ternak unggas 300
3 Memproduksi daging unggas 240
4 Memeliharan anak unggas petelur 130
5 Memelihara unggas dara 240
6 Memproduksi dan menangani telur konsumsi 920
7 Memproduksi dan menangani telur tetas 940
8 Menetaskan telur unggas 300
9 Memproses dan menangani karkas unggas 160
10 Melakukan usaha peternakan (agribisnis ternak unggas) 900

JUMLAH

Catatan :
1. Satu jam pelajaran = 45 menit

I. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM NORMATIF

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
MATA DIKLAT :
KOMPETENSI :
KODE : A
JAM PEMBELAJARAN : Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
A.1.
A.2.
A.3.
A.4.
A.5.

J. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM ADAPTIF

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
MATA DIKLAT :
KOMPETENSI :
KODE : A
JAM PEMBELAJARAN : Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
A.1.
A.2.
A.3.
A.4.
A.5.
K. DESKRIPSI PEMBELAJARAN PROGRAM PRODUKTIF

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Mengelola kandang dan peralatan ternak unggas
KODE : A
JAM PEMBELAJARAN : 200 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
A1. Mengelola kandang ternak unggas
 Kandang bersih, disanitasi melalui tahapan dan bahan sanitasi yang benar
 Luasan kandang sesuai dengan persyaratan daya tampung yang dianjurkan.  Menyiapkan kandang unggas mulai dari membersihkan kandang kotor sampai siap digunakan  Peduli pada ternak, teliti, tertib, rajin, dan bekerjasama  Fungsi kandang unggas secara umum
 Jenis-jenis kandang unggas dan pemanfaatan nya
 Model-model Kandang Unggas
 Bahan Kandang dan Perawatannya
 Unggas sebagai sumber polusi.
 Tujuan membersihkan kandang.
 Peralatan untuk melakukan pembersihan dan sanitasi kandang
 Jenis-jenis bahan sanitasi dan dosisnya
 Tahapan membersihkan kandang
 Kebutuhan luasan kandang setiap jenis dan umur ternak unggas  Menyebutkan fungsi kandang
 Menyebutkan jenis-jenis kandang unggas
 Menyebutkan model-model kandang unggas
 Memilih bahan kandang unggas dan merawatnya
 Mengumpulkan dan menangani kotoran ternak
 Menyebutkan tujuan membersihkan kandang
 Menyiapkan peralatan untuk pembersihan dan sanitasi kandang
 Memilih bahan sanitasi (desinfektan dan desinfestans) yang sesuai dengan kebutuhan
 Menyiapkan jumlah bahan sanitasi yang akan digunakan sesuai dengan dosis
 Membersihkan kandang dari kotoran secara fisik

 Mencuci kandang
 Menghitung kebutuhan air
 Aplikasi bahan sanitasi
 Mengistirahatkan kandang
 Menyiapkan kandang untuk digunakan lagi
 Menggunakan alat ukur
 Mengukur luas
 Menentukan daya tampung kandang
A2. Mengelola peralatan ternak unggas  Model tempat pakan dan air minum disediakan sesuai dengan pedoman umur dan jenis unggas
 Jumlah tempat pakan dan air minum yang dipakai mengikuti pedoman persyaratan kebutuhan dan sesuai dengan jumlah ternak yang dipelihara
 Alat pemanas dan kipas angin berfungsi baik dan digunakan sesuai dengan umur dan jenis ternak
 Pengaturan titik-titik lampu dan tata letak peralatan dilakukan dengan benar  Menyiapkan peralatan unggas mulai dari memilih model peralatan, membersihkan sampai siap digunakan  Peduli pada ternak, teliti, tertib, rajin, dan bekerjasama
 Model-model tempat pakan dan air minum dan kegunaannya
 Peralatan Lingkungan (suhu, kelembaban, penerangan) yang diperlukan ternak dari berbagai umur dan jenis atau tipe ternak (pedaging/petelur)
 Kebutuhan luasan tempat pakan dan air minum serta tata letaknya
 Pengaruh ketidaksesuaian ketersediaan peralatan terhadap performans ternak
 Memilih model tempat pakan dan air minum sesuai dengan umur ternak
 Menggunakan alat pemanas untuk menghangatkan ruangan
 Menggunakan termometer bola kering-bola basah untuk mengetahui suhu dan kelembaban kandang
 Menggunakan alat (kipas angin) untuk memperlancar aliran angin
 Mengatur titik-titik lampu untuk menciptakan penerangan yang rata dan sesuai kebutuhan
 Menyediakan jumlah tempat pakan dan air minum sesuai dengan jumlah ternak yang dipe-lihara
 Mengatur tata letak peralatan agar ternak leluasa bergerak dan mudah makan/minum

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memilih pakan ternak unggas
KODE : B
JAM PEMBELAJARAN : 300 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
B1. Mengidentifikasi bahan baku pakan ternak unggas  Membedakan bahan baku pakan yang berkualitas baik dengan yang kurang baik berdasarkan penampilan
 Bahan baku yang dipilih sudah memenuhi sumber gizi yang diperlukan
 Bahan baku yang dipilih terjamin ketersediaannya
 Identifikasi bahan-bahan substitusi  Memilih bahan baku sesuai dengan kandungan nutrisi serta ketersediaannya sampai menilai kualitas bahan baku  Cermat, teliti, tertib, tajam indera penciuman dan penglihatan  Pengertian tentang zat makanan (air, karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin) beserta fungsinya
 Pengertian tentang energi
 Asal bahan baku pakan
 Bahan baku pakan sumber energi, sumber protein, sumber mineral, sumber vitamin
 Imbuhan pakan( asam amino sintetis, mineral dan vitamin sintetis, antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan, antioksidan)
 Kualitas bahan baku pakan berdasarkan kandungan nutrisi
 Kualitas bahan baku berdasarkan fisik
 Batas penggunaan bahan baku pakan  Menyebutkan zat makanan serta fungsinya
 Menggolongkan bahan baku pakan berdasarkan kegunaannya
 Menilai kualitas bahan baku pakan dari penampilan
 Menilai kualitas bahan baku pakan berdasarkan kandungan nutrisinya
B2. Membuat formula pakan ternak unggas  Menyusun formula pakan secara manual
 Menyusun formula pakan dengan program komputer
 Menggunakan tabel kandungan dan kebutuhan zat makanan dengan benar
 Formula ransum dibuat sesuai dengan kebutuhan jenis dan umur ternak
 Pakan disukai ternak  Menggunakan informasi tabel kandungan dan kebutuhan zat makanan untuk menyusun formula pakan  Sabar, Cermat,teliti, tertib  Penggunaan tabel kandungan dan kebutuhan zat makanan
 Metoda penyusunan ransum secara manual
 Metoda penyusunan ransum dengan menggunakan program komputer
 Palatabilitas pakan  Membaca tabel kandungan dan kebutuhan zat makanan
 Melakukan perhitungan-perhitungan (%, satuan-satuan gizi)
 Menggunakan metoda penyusunan formula pakan
 Memilih dan memadukan bahan baku pakan
 Menghitung jumlah bahan baku yang diperlukan

B3. Mencampur bahan baku pakan ternak unggas  Mencampur bahan baku pakan sesuai dengan urutan-urutan yang benar  Memilih bahan baku pakan dan mencampur sampai homogen  Sabar, cermat, teliti, tertib  Cara menimbang bahan pakan
 Peralatan untuk mencampur
 Urutan pencampuran secara manual
 Urutan pencampuran dengan mesin
 Homogenitas campuran  Menimbang bahan baku pakan
 Mencampur bahan baku pakan secara manual
 Mencampur bahan baku pakan dengan mesin
 Menggunakan dan merawat peralatan
B4. Memberi pakan ternak unggas
 Pakan yang disediakan dalam keadaan segar, sesuai dengan umur
 Pakan tersedia di dalam kandang dengan kualitas baik, sesuai dengan jenis dan umur ternak untuk jangka waktu tertentu

 Membahas anatomi alat pencernaan beserta fungsinya, jenis-jenis pakan, kebutuhan pakan sampai memberi makan unggas  Tenang, peduli pada ternak, rajin, tertib, kerja sama  Anatomi alat pencernaan ternak unggas serta fungsinya
 Tingkah laku makan dan minum
 Kualitas pakan secara fisik
 Bentuk fisik pakan
 Jenis-jenis pakan sesuai dengan umur, jenis unggas dan tujuan produksi
 Kebutuhan pakan  Menyebutkan alat pencernaan ternak unggas serta fungsinya
 Menyebutkan tingkah laku makan dan minum unggas
 Membedakan pakan yang segar dengan yang tidak segar
 Membedakan bentuk-bentuk fisik pakan dan memilihnya sesuai dengan umur dan jenis unggas
 Memilih jenis pakan sesuai dengan umur, jenis unggas dan tujuan produksi
 Mengisi tempat pakan dengan cepat dan tepat
 Mengukur konsumsi pakan unggas
 Menghitung kebutuhan pakan unggas sesuai umur dan jenis unggas

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memproduksi daging unggas
KODE : C
JAM PEMBELAJARAN : 240 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
C1. Memproduksi daging unggas  Kandang dan peralatan dipersiapkan dengan lengkap sesuai kebutuhan
 Ungas yang dipelihara adalah tipe pedaging
 Suhu dan penerangan dalam kandang diatur sesuai umur ayam
 Pemberian pakan dan air minum sesuai kebutuhan ternak
 Tempat pakan diisi ½ – 2/3 bagian permukaan tempat pakan
 Pakan tidak banyak tercecer
 Pencegahan dan pengobatan penyakit dilakukan sesuai dengan label dari produsen vaksin dan obat
 Bobot badan akhir dicapai sesuai dengan standar
 Tingkat kematian yang terjadi rendah
 Angka konversi pakan yang diperoleh sesuai standar
 Indeks performans yang dicapai > 200  Memproduksi unggas pedaging dari mulai umur sehari sampai siap dipanen  Teliti, tertib, kritis, bekerjasama dan sayang pada ternak  Asal-usul dan ciri-ciri Unggas pedaging
 Jenis-jenis unggas pedaging
 Bagian-bagian tubuh luar unggas dan fungsinya
 Persiapan kandang dan peralatannya
 Kualitas anak unggas umur sehari berdasarkan bentuk fisik dan bobot badan
 Kebutuhan suhu dan penerangan sesuai dengan umur ternak
 Kebutuhan pakan dan air minum pada setiap fase umur
 Sistem pernafasan dan ketahanan tubuh
 Kerangka dan urat daging
 Sistem kelenjar endokrin unggas pedaging
 Jenis-jenis penyakit, penyebab dan cara pengendaliannya

 Penampilan Unggas Pedaging (Pertumbuhan, konsumsi pakan, konversi pakan, mortalitas dan indeks performans)
 Menyebutkan bagian-bagian tubuh untuk menilai kualitas unggas pedaging
 Menilai kesehatan dan pertumbuhan dari penampilan bulu
 Menyiapkan kandang dan peralatannya
 Menyebutkan unngas tipe pedaging
 Mengidentifikasi kualitas anank unggas umur sehari yang baik
 Mengatur suhu dan cahaya sesuai umur ayam
 Memberi pakan dan air minum sesuai dengan kebutuhan ternak
 Menyebutkan sistem pernafasan dan kekebalan tubuh pada unggas
 Menyebutkan sistem kerja kelenjar endokrin unggas pedaging
 Melaksanakan vaksinasi dan pengobatan
 Menimbang bobot badan dan konsumsi pakan
 Menghitung konversi pakan, mortalitas dan indeks performans

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memelihara anak unggas petelur
KODE : D
JAM PEMBELAJARAN : 130 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
D1. Memelihara anak unggas petelur  Kandang dan peralatan dipersiapkan dengan lengkap sesuai kebutuhan
 Strain ayam yang dipelihara merupakan strain unggul
 Suhu dan penerangan dalam kandang diatur sesuai umur ayam
 Pemberian pakan dan air minum sesuai kebutuhan ternak
 Pencegahan dan pengobatan penyakit dilakukan sesuai dengan label dari produsen vaksin dan obat
 Pertumbuhan yang dicapai sesuai dengan standar
 Tingkat kematian yang terjadi rendah
 Angka konversi pakan yang diperoleh sesuai standar  Memelihara Anak Unggas dari Umur Satu Hari Sampai Umur 6 Minggu  Teliti, tertib, kritis, bekerja sama  Asal-usul dan ciri-ciri unggas petelur
 Strain-strain unggas petelur
 Persiapan kandang dan peralatannya
 Kualitas anak unggas berdasarkan bentuk fisik dan bobot badan
 Kebutuhan suhu dan penerangan sesuai dengan umur ternak
 Kebutuhan pakan dan air minum pada setiap fase umur
 Pemotongan paruh
 Sistem pernafasan dan kekebalan tubuh unggas
 Jenis-ienis penyakit, penyebab dan cara penanggulangannya
 Kerangka
 Sistem kelenjar endokrin
 Penampilan (pertumbuhan, konsumsi pakan, konversi pakan, mortalitas)
 Menyiapkan kandang dan peralatannya
 Menyebutkan strain-strain ayam broiler
 Mengidentifikasi kualitas anak unggas yang baik
 Mengatur suhu dan cahaya sesuai umur ayam
 Memberi pakan dan air minum sesuai dengan kebutuhan ternak
 Menyebutkan sistem pernafasan dan kekebalan tubuh unggas
 Melaksanakan vaksinasi dan pengobatan
 Menyebutkan fungsi kerangka
 Menyebutkan sistem kelenjar endokrin
 Menimbang bobot badan dan konsumsi pakan
 Menghitung konversi pakan, mortalitas dan indeks produksi

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memelihara unggas dara
KODE : E
JAM PEMBELAJARAN : 240 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
E1. Memproduksi unggas dara  Kandang dan peralatan dipersiapkan dengan lengkap sesuai kebutuhan
 Strain unggas yang dipelihara merupakan strain unggul
 Unggas yang dipelihara terseleksi dengan baik
 Suhu dan penerangan dalam kandang diatur sesuai umur unggas
 Pemberian pakan dan air minum sesuai kebutuhan ternak
 Pencegahan dan pengobatan penyakit dilakukan sesuai dengan label dari produsen vaksin dan obat
 Pertumbuhan yang dicapai sesuai dengan standar
 Tingkat kematian yang terjadi rendah
 Angka konversi pakan yang diperoleh sesuai standar  Memproduksi unggas petelur dara dari mulai anak sampai siap bertelur  Teliti, tertib, kritis, bekerja sama  Persiapan kandang dan peralatannya
 Seleksi unggas umur 6 minggu berdasarkan bentuk fisik dan bobot badan
 Kebutuhan suhu dan penerangan sesuai dengan umur ternak
 Kebutuhan pakan dan air minum pada setiap fase umur
 Pemotongan/mengauskan paruh
 Jenis-ienis penyakit, penyebab dan cara penanggulangannya
 Penampilan unggas dara (pertumbuhan, konsumsi pakan, konversi pakan, mortalitas)

 Menyiapkan kandang dan peralatannya
 Mengidentifikasi anak unggas yang baik dan yang jelek
 Mengatur suhu dan cahaya sesuai umur ayam
 Memberi pakan dan air minum sesuai dengan kebutuhan ternak
 Memotong paruh/Mengauskan paruh
 Melaksanakan vaksinasi dan pengobatan
 Menimbang bobot badan dan konsumsi pakan
 Menghitung konversi pakan, mortalitas
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memproduksi dan menangani telur konsumsi
KODE : F
JAM PEMBELAJARAN : 920 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
F 1. Memproduksi telur unggas  Kandang dan peralatan dipersiapkan dengan lengkap sesuai kebutuhan
 Penerangan dalam kandang diatur sesuai kebutuhan
 Pemberian pakan dan air minum sesuai kebutuhan ternak
 Pencegahan dan pengobatan penyakit dilakukan sesuai dengan label dari produsen vaksin dan obat
 Alat reproduksi dan kelenjar endokrin normal
 Tingkat kematian yang terjadi rendah
 Angka konversi pakan rendah
 Produksi telur tinggi
 Indeks produksi tinggi  Memproduksi telur unggas mulai dari unggas siap bertelur sampai diafkir  Teliti, tertib, kritis, bekerjasama  Persiapan kandang dan peralatannya
 Kebutuhan penerangan
 Kebutuhan pakan dan air minum pada setiap fase umur
 Jenis-ienis penyakit, penyebab dan cara penanggulangannya
 Sistem Reproduksi
 Sistem Kelenjar Endokrin
 Koefisien teknis dalam produksi telur  Menyiapkan kandang dan peralatannya
 Mengatur penerangan sesuai kebutuhan
 Memberi pakan dan air minum sesuai dengan kebutuhan ternak
 Melaksanakan vaksinasi dan pengobatan
 Menyebutkan sistem kelenjar endokrin
 Menjelaskan proses pembentukan telur
 Menimbang telur dan konsumsi pakan
 Menghitung produksi telur (H-H; H-D), konversi pakan, mortalitas dan indeks produksi

F2. Menangani telur konsumsi  Pengumpulan telur dilakukan dengan benar
 Telur yang disimpan dan dipak berkualitas baik dan layak dikonsumsi
 Cara mengumpul-kan, menilai kualitas sampai mengepak telur  Teliti, tertib, berhati-hati  Cara memanen telur
 Frekuensi pemanenan telur
 Rekording
 Ciri-ciri dan kualitas telur
 Pengelompokan berdasarkan tingkatan kualitas
 Cara membawa dan menyimpan telur
 Pencemaran telur oleh mikro organisme penyebab penyakit
 Pencemaran telur oleh m.o pembusuk
 Pengepakan telur  Memanen telur
 Mengisi catatan harian
 Pembuatan laporan
 Mengidentifikasi ciri-ciri dan kualitas telur
 Membedakan telur berkualitas baik dan tidak baik
 Menyebutkani mikro organisme penyebab penyakit
 Menyebutkan mikro organisme pembusuk
 Menyimpan dan mengepak telur
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memproduksi dan menangani telur tetas
KODE : G
JAM PEMBELAJARAN : 940 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
G 1. Memproduksi telur unggas (ayam, itik, puyuh)  Kandang dan peralatan dipersiapkan dengan lengkap sesuai kebutuhan
 Bibit yang dipelihara terseleksi dengan baik
 Pencampuran bibit jantan dan betina dilakukan pada umur yang tepat dengan perbandingan yang sesuai dengan jenis unggas
 Fertilitas telur hasil IB tinggi
 Penerangan dalam kandang diatur sesuai kebutuhan
 Pemberian pakan dan air minum sesuai kebutuhan ternak
 Pencegahan dan pengobatan penyakit dilakukan sesuai dengan label dari produsen vaksin dan obat
 Kerangka, alat reproduksi dan kelenjar endokrin normal dan berfungsi baik
 Tingkat kematian yang terjadi rendah
 Angka konversi pakan rendah
 Produksi telur tinggi
 Produksi telur tetas tinggi  Memproduksi telur unggas mulai dari unggas siap bertelur sampai diafkir  Teliti, tertib, kritis, bekerjasama  Persiapan kandang dan peralatannya
 Seleksi bibit jantan dan betina berdasarkan bobot badan dan ciri-ciri fisik tubuh
 Pencampuran Jantan dan Betina
 IB
 Kebutuhan penerangan
 Kebutuhan pakan dan air minum Unggas Jantan Dan Betina
 Jenis-ienis penyakit, penyebab dan cara penanggulangannya
 Fungsi kerangka dalam proses pembentukan telur
 Sistem Reproduksi
 Sistem Kelenjar Endokrin
 Koefisien teknis dalam produksi telur  Menyiapkan kandang dan peralatannya
 Memilih bibit jantan dan betina yang kualitasnya baik
 Mencampurkan jantan dengan betina pada umur yang tepat
 Perbandingan jantan dan betina sesuai dengan jenis unggas
 Melaksanakan IB dengan fertilitas tinggi
 Mengatur penerangan sesuai kebutuhan
 Memberi pakan dan air minum sesuai dengan kebutuhan ternak
 Melaksanakan vaksinasi dan pengobatan
 Menjelaskan fungsi kerangka dalam proses pembentukan telur
 Menjelaskan proses pembentukan telur
 Menjelaskan fungsi kelenjar endokrin

 Menimbang telur tetas dan konsumsi pakan
 Menghitung produksi telur (H-D; H-H), produksi telur tetas, konversi pakan, mortalitas dan indeks produksi

G2. Menangani telur tetas

 Pengumpulan telur dilakukan dengan benar
 Telur tetas yang disimpan berkualitas baik

 Cara mengumpulkan, menilai kualitas sampai tehnik penyimpanan telur tetas

 Teliti, tertib, berhati-hati

 Cara memanen telur
 Frekuensi pemanenan telur
 Rekording
 Ciri-ciri dan kualitas telur
 Pengelompokan berdasarkan tingkatan kualitas
 Cara membawa dan menyimpan telur
 Pencegahan pencemaran telur oleh m.o. penyebab penyakit dan mikro organisme pembusuk
 Sanitasi telur tetas
 Tehnik penyimpanan telur tetas
 Memanen telur
 Mengisi kartu catatan harian
 Pembuatan laporan
 Mengidentifikasi ciri-ciri dan kualitas telur
 Membedakan telur berkualitas baik dan tidak baik
 Menyebutkan mikro organisme penyebab penyakit dan mikro organisme pembusuk
 Menyebutkan cara pencegahan pencemaran oleh mikro organisme penyebab penyakit dan mikro organisme pembusuk
 Melaksanakan sanitasi telur tetas
 Menyimpan telur tetas
BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Menetaskan telur unggas
KODE : H
JAM PEMBELAJARAN : 300 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
H1. Menetaskan telur unggas  Telur yang ditetaskan dipilih, disanitasi dan dikelola berdasarkan prosedur yang benar  Memilih telur tetas sampai telur unggas tersebut menetas  Sabar, teliti, tertib  Seleksi telur tetas
 Sanitasi telur dan mesin tetas
 Pengelolaan penetasan
 Fertilitas dan daya tetas
 Penilaian kualitas anak unggas
 Memilih telur tetas yang baik
 Melakukan sanitasi telur tetas dan mesin tetas
 Menetaskan telur
 Menghitung fertilitas dan daya tetas
 Memisahkan anak unggas yang berkualitas baik dari yang kurang baik
H2. Memisahkan jantan dan betina (seksing)  Pemisahan anak unggas jantan dan betina dilakukan dengan baik, dengan tingkat ketepatan sekitar 95%  Manfaat seksing dan ciri-ciri anak unggas jantan dan betina  Teliti, sabar, tertib  Manfaat seksing
 Ciri-ciri anak unggas jantan dan betina
 Mengidentifikasi anak ungas jantan dan betina
 Melakukan seksing
H3. Mengemas anak unggas  Pengemasan anak unggas dilakukan sesuai persyaratan  Mengemas anak unggas  Sabar, teliti, tertib  Bahan dan peralatan pengemasan
 Cara pengemasan  Mengemas anak unngas

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Memroses dan menangani karkas unggas
KODE : I
JAM PEMBELAJARAN : 160 Jam
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
I1. Memroses unggas  Unggas hidup diproses menjadi karkas dan bagian-bagiannya mengikuti prosedur yang benar
 Karkas yang dihasilkan berkualitas baik  Memroses unggas hidup menjadi karkas dan bagian-bagiannya sampai mencatat hasil pemrosesan  Sabar, teliti, tertib  Teknik pemrosesan unggas hidup menjadi karkas dan bagian-bagian karkas
 Pengertian tentang kualitas dan ciri-ciri kualitas karkas yang baik
 Pencatatan hasil pemrosesan (rekording)  Memroses unggas hidup menjadi karkas dan bagian-bagian karkas
 Mengidentifikasi karkas berkualitas baik dan kurang baik
 Mengisi catatan laporan
I2. Menangani daging unggas  Daging unggas ditangani sesuai dengan prosedur yang benar
 Karkas unggas disimpan berkualitas baik dan disimpan dengan tehnik yang benar  Menyortir sampai menyimpan karkas  Sabar, teliti, tertib  Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan kualitas karkas
 Menyortir karkas
 Pencemaran daging unggas oleh mikro organisme penyebab penyakit
 Pencemaran daging unggas oleh mikro organisme pembusuk
 Teknik penyimpanan karkas  Menilai kualitas
 Menjaga kualitas untuk jangka waktu pendek dan lama
 Menyebutkan mikro organisme penyebab penyakit
 Menyebutkan mikro organisme pembusuk.
 Menyimpan karkas

BIDANG KEAHLIAN : Budidaya Ternak
PROGRAM KEAHLIAN : Budidaya Ternak Unggas
KOMPETENSI : Melakukan usaha peternakan (agribisnis peternakan unggas)
KODE : J
JAM PEMBELAJARAN : 900 Jam

SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA LINGKUP BELAJAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN
SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN
I1. Menyusun rencana usaha  Proposal dibuat dengan baik mengikuti tehnik penyusunan proposal  Teknik menyusun proposal sampai analisis usaha  Cermat, teliti, tertib  Tehnik penyusunan proposal
 Sumber-sumber dana
 analisis usaha  Menyusun Proposal
I2. Melaksanakan usaha  Usaha unggas dilakukan dengan hasil menguntungkan  Strategi pelaksana-an usaha dan mendapatkan dana  Sabar, teliti, tertib  Strategi Pelaksanaan Usaha
 Strategi untuk mendapatkan dana  Melaksanakan usaha budidaya ternak unggas secara mandiri
I3. Memasarkan hasil usaha  Hasil usaha unggas dapat diserap konsumen dengan harga menguntungkan  Mempelajari lembaga pemasaran sampai layanan purna jual  Rajin, percaya diri, sabar, teliti
 Lembaga pemasaran
 Faktor-faktor yang mempengaruhi harga
 Tehnik promosi
 Layanan purna jual  Menetapkan konsumen dan harga
 Melakukan promosi
 Melayani konsumen sebelum dan sesudah penjualan
I4. Membuat laporan usaha  Laporan hasil usaha dimengerti oleh orang lain  Tehnik pembuatan laporan  Cermat, teliti, tertib  Tehnik pembuatan laporan  Membuat dan menginterpretasikan laporan keuangan (cash-flow)
I5. Mengevaluasi usaha  Kelemahan-kelemahan usaha dapat diidentifikasi dan diatasi  Analisis keberhasilan/kegagalan usaha  Cermat, teliti, rajin  Analisis keberhasilan/ kegagalan usaha  Menganalisis hasil usaha
I6. Mempresentasikan laporan hasil usaha (seminar)  Penyampaian hasil usaha secara oral dapat dimengerti oleh orang lain  Tehnik penyampai-an hasil usaha dalam bentuk seminar  Percaya diri, tertib, teliti, disiplin  Cara penyampaian hasil usaha dalam bentuk seminar  Mempresentasikan Hasil usaha

Komentar
  1. FX Hartono Gunawan,dr mengatakan:

    Wah terlalu njelimettulisan tentang program-program yang ditulis. Make it short !

  2. rosadtea mengatakan:

    Terimakasih tlh komentar dan berkunjung. coba copas ke data yang anda bisa. soalnya ini sejenis kurikulum yang harus dilaksanakan oleh para guru.

  3. ROSDIANA M, S.Pt mengatakan:

    Ini sangat sesuai dengan kurikulum SMK…. dan lebih baik lagi bila diberikan materinya yang lebih detail untuk membantu para guru di daerah yang kurang referensi…. Terima kasih

  4. Wanto umbu mengatakan:

    Kurikulumnya udh bagus. Alangkah lebih bila kami peroleh materi sebagai acuan dan refrensi saat mengajar

  5. Budi Hardjono mengatakan:

    Saran saja Admin,
    Akan lebih baik bagi para pengunjung bila blog ini di ganti menjadi website, karena panjangnya tulisan yang ada bisa menciptakan kebosanan dan kebingungan, isi sangat bagus dan lengkap, masalahnya karena di buat dalam blog, akibatnya menjadi seperti ini, terlalu panjang terkesan bertele tele. Akan lain hasilnya bila ini dibuat dalam bentuk website, pokok pokok masalah yang ada bisa dibuat sebagai menu website, terima kasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s